Kompas.com - 02/01/2017, 20:05 WIB
Komodo (Varanus komodoensis) hidup liar di Pulau Rinca, Jumat (10/6/2016). Populasi komodo di Pulau Rinca yang merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo sekitar 2.800 ekor. KOMPAS/RADITYA HELABUMIKomodo (Varanus komodoensis) hidup liar di Pulau Rinca, Jumat (10/6/2016). Populasi komodo di Pulau Rinca yang merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo sekitar 2.800 ekor.
EditorI Made Asdhiana

KUPANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu mengatakan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat selama 2016 mencapai 82.000 orang.

"Hingga Desember 2016, jumlah kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo mencapai 82.000 orang, baik domestik maupun asing," katanya saat dihubungi Antara dari Kupang, Senin (2/1/2016).

Jumlah kunjungan tersebut tercatat dari wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo untuk menyaksikan komodo maupun destinasi wisata alam darat dan laut di Labuan Bajo.

Secara keseluruhan, menurut Marius, jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun asing ke NTT selama 2016 mencapai lebih dari 100.000 orang atau naik melebihi yang ditargetkan sebesar 10 persen.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Penari Caci di Kampung Lembah Paundoa, Desa Komba, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur. Permainan rakyat ini dilakukan satu lawan satu. Meski saling pukul dan menimbulkan luka, tidak ada dendam diantara kedua pemain.
Dari jumlah tersebut, sekitar lebih dari 82.000 wisatawan yang masuk lewat pintu barat di Labuan Bajo, Pulau Flores. Sisanya kebanyakan melalui Kota Kupang, kemudian ke Rote, Alor, Sumba, dan lainnya.

Sementara itu, wisatawan yang masuk lewat Labuan Bajo umumnya menikmati pariwisata di daerah setempat, kemudian menuju ke destinasi lain, seperti Kampung Adat Bena, Waerebo, wisata 17 pulau di Riung, hingga ke Gunung Kelimutu dan destinasi wisata lain Flores bagian timur.

Marius mengatakan bahwa kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo terus meningkat dari waktu ke waktu semenjak destinasi tersebut sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata unggulan secara nasional.

Ia mengatakan bahwa penyelenggaraan acara seperti "Tour de Flores" juga bermanfaat meningkatkan jumlah arus kunjungan wisatawan ke daerah setempat.

KOMPAS/AGUS SUSANTO Panorama di Pulau Kelor, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
"Untuk kunjungan wisatawan asing juga dipermudah dengan adanya kebijakan bebas visa yang diberikan kepada kepada sekitar 176 negara yang masuk Indonesia," katanya.

Marius berharap kebijakan bebas visa tersebut didukung dengan adanya penambahan rute penerbangan langsung dari luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, Jepang, China, dan lainnya langsung ke Labuan Bajo agar mobilisasi kunjungan wisatawan lebih cepat dan mudah.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber ANTARA

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.