Di Malaysia, Indonesia Sabet 4 Gelar Ajang Miss Tourism International - Kompas.com
BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Kementerian Pariwisata

Di Malaysia, Indonesia Sabet 4 Gelar Ajang Miss Tourism International

Kompas.com - 03/01/2017, 12:05 WIB
KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAH Putri Pariwisata Indonesia 2015 Dikna Faradiba ikut memeriahkan karnaval Festival Bunga dan Buah Nusantara (FBBN) 2015, Minggu (29/11/2015). Puncak FBBN 2015 dimeriahkan oleh 10 mobil hias, enam grup marching band, 55 pertunjukkan properti dan kostum, serta lebih dari 10.000 peserta berkeliling Bogor mengkampanyekan kecintaan terhadap bunga dan buah nusantara.


KOMPAS.com
- Perwakilan Indonesia di ajang Miss Tourism International (MTI) 2016, Dikna Faradiba, memborong empat gelar  dari pergelaran itu, Sabtu (31/12/2016).

Alhamdulillah, Dikna dapat Best National Costume Miss Tourism International 2016, Miss Glowing Glojas Tourism International 2016, Most Prolific in Social Media, dan Miss Southeast Asia Tourism Ambassador 2016/2017. Dikna masuk top 5 juga,” ungkap Dikna seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Pariwisata, Selasa (3/1/2017).

Hasil yang didapat Dikna merupakan capaian terbaik Indonesia selama berpartisipasi di ajang MTI. Pada 2008, perwakilan Indonesia hanya masuk 15 besar. Lalu, pada 2010 naik peringkat ke 10 besar, tetapi anjlok lagi ke posisi 20 besar pada 2013.

Di posisi 5 besar, Dikna berdiri bersama perwakilan dari Brasil, Meksiko, Australia, dan Selandia Baru. "Kemenangan ini untuk Indonesia,” imbuh Dikna, Putri Pariwisata Indonesia 2015 ini.

Namun, mahkota Miss Tourism International 2016 harus direlakan untuk wakil dari Selandia Baru.

www.misstourisminternational.com Pemenang ajang Miss Tourism International (MTI) 2016. Dikna Faradiba (paling kanan), wakil dari Indonesia, antara lain menyabet gelar Miss South East Asia Tourism Ambassador 2016/2017 dari ajang ini.

Penghargan untuk kostum nasional terbaik digaet Dikna dari pakaian adat Betawi yang dia kenakan. Blus berwarna cerah dari bahan kain satin, rok gelap, hiasan kepala berupa kembang goyang dengan motif burung hong, dan sanggul, menjadi pemuncak busana dari 60 kontestan MTI 2016.

“Itu rancangan mas Dynand Fariz, President Jember Carnaval Festival. Sangat mengesankan. Banyak jurnalis internasional yang menyorot national costume Indonesia,” tutur Dikna.

Capaian ini memperpanjang daftar penghargaan bagi Indonesia untuk urusan kostum. Sebelumnya, Indonesia mendapat penghargaan serupa antara lain di ajang World Travel Market (WTM) London, Internationale Tourismus-Börse (ITB) Berlin, Arabian Travel Market (ATM) Dubai, Miss Universe 2014, serta Miss Suprantional 2014 dan 2015.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorSri Noviyanti