Kompas.com - 03/01/2017, 21:35 WIB
EditorI Made Asdhiana

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat mengoperasikan bus wisata terhitung tanggal 1 Januari 2017. Bus tersebut melayani masyarakat secara gratis berkeliling kota dengan melintasi sistem satu (SSA) seputar Kebun Raya Bogor.

"Untuk tahap awal rute bus keliling SSA Kebun Raya, dengan rute, naik dari Botani Square, lalu turun lagi di titik keberangkatan," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, pada peresmian bus pariwisata di Tugu Kujang, Sabtu (31/12/2016).

Bima menjelaskan, bus memiliki nama Uncal yakni singkatan dari "Unforgettable City Tour at Loveable City". Dalam bahasa Sunda, uncal berarti rusa, yang menjadi simbol dari Istana Bogor.

(BACA: 5 Tempat Wisata Sekitar Bogor yang “Instagramable”)

Bus berwana biru cerah, dirancang sedemikian rupa terlihat menarik dan unik, memiliki kapasitas 25 orang penumpang, dilengkapi 13 tempat duduk yang satu kursi mampu menampung dua penumpang berukuran badan sedang.

"Bus akan dioperasikan setiap Sabtu dan Minggu, siapa yang mau naik, gratis," katanya.

Menurutnya, jumlah bus wisata akan ditambah secara bertahap melalui program CSR perusahaan yang ada di Kota Bogor. Setidaknya dibutuhkan enam bus wisata yang akan melintasi enam wilayah kecamatan di Kota Bogor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bus tersebut dirancang khusus tidak menyerupai Bandros dari Kota Bogor. Bus dibuat tidak bertingkat karena mempertimbangkan topografi dan cuaca Kota Bogor yang sering dilanda hujan dan petir, serta banyaknya jumlah pepohonan.

Bus akan dikelola oleh badan hukum koperasi milik Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) yang sudah mengelola bus wisata. Selama pengoperasian, biaya operasional akan dibiayai oleh pihak swasta yang menyumbangkan bus tersebut.

"Alhamdulillah masyarakat sangat apresiasi hadirnya Bus Unchal banyak yang ambil foto dan mau naik," kata Bima.

Kehadiran bus wisata di Kota Bogor disambut positif oleh masyarakat. Menurut Furqon (50) warga Cimahpar, bus itu menambah kebanggaan dan kegembiraan warga. Terlebih menghadapi tahun baru.

"Kehadiran bus Uncal cukup membuat warga bangga dan bergembira, banyak yang penasaran ingin mencoba. Apalagi gratis ini, model bus dirancang dengan dinding terbuka dipagar, sehingga pengguna dapat melihat sekeliling saat bus berjalan mengililingi SSA," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.