Kompas.com - 04/01/2017, 14:08 WIB
Pesawat Wings Air dan Garuda Indonesia di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (1/5/2014). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAPesawat Wings Air dan Garuda Indonesia di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (1/5/2014).
EditorI Made Asdhiana

BANYUWANGI, KOMPAS - Tahun ini, Kementerian Perhubungan segera membuka rute udara dan laut baru. Pembukaan rute itu untuk mempersingkat waktu tempuh antardaerah dan mengurangi beban jalur darat.

Salah satu rute udara baru yang disiapkan, yakni Jakarta-Banyuwangi yang dijadwalkan beroperasi pada April nanti.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau terminal baru Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Sabtu (31/12/2016), mengatakan, penerbangan dengan pesawat jet itu masih menunggu penguatan landasan bandara dari 29 pavement classification number (PCN) menjadi 40 PCN.

Selain itu, apron bandara diperlebar hingga 35 meter. Kemenhub menyiapkan dana Rp 50 miliar untuk meningkatkan kekuatan landasan dan pelebaran apron bandara itu.

Bandara Banyuwangi selama ini dirancang untuk menyangga kawasan timur Jawa. Izin penerbangan langsung dari Jakarta ke Banyuwangi sudah diturunkan oleh Kemenhub.

Budi Karya Sumadi juga membuka peluang pengelolaan bandara itu sebagai bandara internasional. Menurut dia, Banyuwangi punya potensi di bidang pariwisata internasional yang bisa dimanfaatkan.

KOMPAS/SIWI YUNITA CAHYANINGRUM Pantai Pulau Merah di Banyuwangi, Jawa Timur, kini menjadi tujuan wisata surfing baru. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperkenalkan pantai tersebut lewat kompetisi surfing internasional, Jumat (23/5/2014).
Namun, ia meminta ada pengelolaan dengan baik agar wisatawan asing datang Banyuwangi, bukan sebaliknya, warga Banyuwangi yang ke luar negeri.

Selatan Jawa

Selain Banyuwangi, dua bandara lain di selatan Jawa juga akan dibangun. Kedua bandara itu terletak di Kediri dan Banjarnegara, tetapi baru dalam tahap rencana pembangunan. Kedua bandara itu diharapkan bisa membuka akses wilayah selatan Jawa yang selama ini tertinggal.

Kemenhub juga menguji coba jalur laut Surabaya-Lombok. Kendaraan berat dari Jawa menuju Nusa Tenggara Barat (NTB) dan NTT yang selama ini melewati jalur darat Jawa-Bali akan dialihkan lewat jalur laut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X