Kompas.com - 04/01/2017, 14:08 WIB
Petambang memikul belerang seberat lebih dari 70 kilogram. Mereka harus menempuh jarak sejauh 3 kilometer dari kawah Gunung Ijen menuju Pos Paltuding di kawasan Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Masyarakat sekitar Gunung Ijen kini sudah mengantisipasi gejala bencana dari kawah tersebut. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOPetambang memikul belerang seberat lebih dari 70 kilogram. Mereka harus menempuh jarak sejauh 3 kilometer dari kawah Gunung Ijen menuju Pos Paltuding di kawasan Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Masyarakat sekitar Gunung Ijen kini sudah mengantisipasi gejala bencana dari kawah tersebut.
EditorI Made Asdhiana

Jalur lain yang juga disiapkan, yakni Banyuwangi-Lombok tanpa melewati Bali. Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk yang merupakan pelabuhan tersibuk kedua di Indonesia akan khusus melayani penyeberangan penumpang.

Menurut Budi, jalur logistik di darat sudah kelebihan beban. "Kami ingin mengurangi beban kendaraan di darat agar kerusakan jalan dan kecelakaan berkurang," katanya.

Jembatan timbang pun akan diambil alih oleh pemerintah pusat. Pengawasan jembatan timbang akan diperketat agar tak ada lagi truk yang membawa beban berlebih. Penimbangan muatan juga akan dilakukan di pelabuhan agar nanti tidak menimbulkan muatan berlebih di kapal.

Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Ardy Ekapaty mengatakan, kendaraan berat yang menyeberang mencapai 4.000 unit per hari. Kendaraan itu dilayani dengan 41 kapal. Pertumbuhan kendaraan berat setiap tahun 1 persen.

"Rute Surabaya-Lombok bisa mengurangi kepadatan jumlah kendaraan yang menyeberang di Ketapang, tetapi saat ini pengurangannya belum terasa, paling 1 persen saja. Jika nanti ada kapal langsung dari Banyuwangi ke Lombok, beban penyeberangan kendaraan berat akan terbagi lagi," kata Ardy. (NIT)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 2 Januari 2017, di halaman 20 dengan judul "Penerbangan Jakarta-Banyuwangi Dibuka April".

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X