Bagaimana Memajukan Pariwisata Bandung? Ini Jawabannya... - Kompas.com

Bagaimana Memajukan Pariwisata Bandung? Ini Jawabannya...

Kompas.com - 06/01/2017, 11:16 WIB
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Wisatawan saat mengunjungi obyek wisata Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat Jumat (9/9/2016).

BANDUNG, KOMPAS.com - GM Jacktour & Travel, Jack Febrian Rusdi mengatakan pelaku usaha pariwisata di Bandung Raya sepakat untuk mengembangkan pariwisata di Bandung maupun Jawa Barat. Untuk itu, seluruh marketing perusahaan pariwisata se-Jabar akan berkumpul membahasnya.

“Rencananya 6 Februari 2017 akan dikumpulkan para marketing pariwisata dari berbagai organisasi. Salah satunya untuk membahas bagaimana mendongkrak penjualan,” ujar Jack di Bandung, Jumat (6/1/2017).

Jack mengatakan, pertemuan tersebut disosialisasikan dalam persiapan “Bandung Award”. Bandung Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada para pelaku usaha pariwisata atas pelayanan yang diberikan.

(BACA: Rute Bandung-Bangkok Diharapkan Mulai 2017)

Saat ini lebih dari 100 organisasi pariwisata bergabung di Bandung Award yang sudah berjalan selama 4 tahun itu.

“Pertemuan ini untuk menyatukan para pelaku industri pariwisata Kota Bandung terutama organisasi-organisasi yang baru,” tuturnya.

Sebab selama ini tidak ada wadah sehingga organisasi yang baru terlihat jalan masing-masing. Padahal kenyataannya sudah berjalan, saling sinergi, agar lebih bersatu untuk mengoptimalkan kerja sama dengan pemerintah maupun swasta.

Walaupun, diakui Jack, penyatuan organisasi kerap terkendala, di antaranya karena masalah wilayah. Untuk itulah diadakan Bandung Award.

"Bandung raya yang sebelumnya jalan sendiri sendiri, seperti beberapa kabupaten yang dulunya berjalan sendiri-sendiri, kini sudah terakomodir oleh Bandung Award," ucapnya.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu, Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/1/2012). Gunung yang tumbuh dalam Kaldera Sunda 90.000 tahun lalu memiliki tiga kawah, yakni Panguyangan Badak yang berumur 90.000-40.000 tahun lalu, Kawah Upas yang berumur 40.000-10.000 tahun lalu, dan Kawah Ratu, 10.000 tahun lalu sampai sekarang.
Sementara itu, perwakilan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Alex mengatakan, agar dunia pariwisata terus meningkat, dibutuhkan kerja sama semua pihak. Selain perhatian Pemkot Bandung, sektor jasa ini harus bersinergi terutama antar pelaku industri pariwisata.

"Kelemahan pariwisata di Bandung karena tidak bersatunya organisasi-organisasi pariwisata. Sok aing-aingan (sendiri-sendiri). Organisasi pariwisata harus bersatu, bukan malah saling menjatuhkan," tegas Alex seraya menambahkan Bandung Award ini bisa mendorong bersatunya industri pariwisata.


EditorI Made Asdhiana

Close Ads X