Kompas.com - 07/01/2017, 09:26 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Sate taichan yang sedang naik daun punya ciri khas. Selain warna dagingnya yang putih, sate taichan umumnya dijajakan pada malam hari. Di daerah Senayan, Jakarta sentra sate taichan, para penjaja sate taichan baru bermunculan pada malam hari. Mengapa demikian? 

"Kalau di siang di sini gak boleh jualan, jalur hijau juga. Jadi kejar-kerjaran (dengan petugas). Kalau malam kan kita tenang jualannya, sudah dapat izin,'' kata Amir, penjual awal sate taichan di daerah Senayan yang ditemui KompasTravel, Kamis (4/1/2017). 

(BACA: Sate Taichan, Makanan "Ngehit" dengan Untung Menggiurkan)

Menurut Amir, dulu lokasi berjualan sate taichan berada di Jalan Asia Afrika mengarah ke Patal Senayan, kini berpindah ke seberang lokasi terdahulu. 

"Ini penataan dari kecamatan, kelurahan, dan GBK mulai November 2016. Kalau lokasi lebih enak di sini, lebih aman, gak was-was. Cuma jadi banyak saingannya," kata Amir.

Ia bersama pedagang sate taichan lain di kawasan Senayan membuka kedainya dari pukul 20.00 sampai pukul 02.30.  

Serupa dengan Amir, Lerry Rio akrab disapa Rio pemilik Sate Taichan Kemang juga membuka kedainya persis dengan jam operasional sate taichan daerah Senayan.

Sate Taichan Kemang

"Sate itu kan identik sebagai makanan yang dijual malam, kalau siang-siang juga risiko digusur," kata Rio.

Karena dijual di malam hari, dengan bentuk kedai sederhana yakni kaki lima, sate taichan memiliki ciri yang unik yaitu penggunaan papan lampu neon yang menuliskan nama pedagangnya.  Lampu tersebut selain sebagai estetika juga memudahkan para konsumen untuk menemukan pedagang sate taichan. 

Dari pantauan KompasTravel meski dijual pada malam hari, sate taichan tetap diserbu pembeli dan tak sedikit ojek online yang membantu menjadi perantara antara penjual sate taichan dan konsumen.

Tak heran Rio dan Amir dapat menjual 1.500-2.000 tusuk sate taichan per malam, dengan untung bersih Rp 3 juta semalam. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Travel Update
Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Travel Update
20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

Travel Update
13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

Travel Tips
Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Travel Update
30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

Jalan Jalan
Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Travel Update
Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Travel Update
5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

Jalan Jalan
3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

Jalan Jalan
20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

Travel Update
Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Travel Update
5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

Jalan Jalan
7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.