Kompas.com - 09/01/2017, 10:53 WIB
Wisman di Gili Trawangan, Lombok, NTB, bersiap-siap menaiki kapal cepat menuju Bali, Jumat (25/8/2016). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAWisman di Gili Trawangan, Lombok, NTB, bersiap-siap menaiki kapal cepat menuju Bali, Jumat (25/8/2016).
EditorI Made Asdhiana

MATARAM, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) meningkatkan pengamanan di kawasan wisata Gili, pulau kecil di sekitar Pulau Lombok yang keindahan lautnya terkenal hingga mancanegara.

"Wacana untuk itu (pembangunan pos pengamanan) jelas ada dan di internal kami (Polda NTB) sudah dibicarakan sebelumnya. Karena kita tahu sendiri, dinamika keindahan di sana cukup tinggi," kata Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono di Mataram, Minggu (8/1/2017).

Ke depannya, menurut Kapolda NTB, dengan menempatkan pos pengamanan di Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno, diharapkan dapat mendongkrak popularitas destinasi wisata NTB.

(BACA: Tak Hanya Gili Trawangan, Ini 5 Gili "Anti-Mainstream" di Lombok)

Salah satu yang menjadi alasan pembangunan pos pengamanan di kawasan Gili tersebut adalah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para pengunjung yang menikmati keindahannya.

Namun wacana itu hingga kini belum dapat terealisasikan, Umar mengaku rencana tersebut masih menghadapi kendala lokasi penempatan pos pengamanannya.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisman di Gili Trawangan, Lombok, NTB, Jumat (25/8/2016).
Menghadapi persoalan tersebut, Umar Septono berencana membicarakannya dengan Pemerintah Provinsi NTB maupun Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, tempat ketiga gili itu berada.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau pun lokasinya ada, kita akan mintakan kepada Pak Gubernur NTB (TGH Zainul Majdi)," kata Umar Septono.

Meskipun belum dapat terealisasikan, pihaknya dalam hal ini Polair maupun Polsek yang menaungi kawasan wisata tiga gili tersebut tetap memberikan pengamanan maupun pengawasan.

"Secara simultan kita sudah berikan pengamanan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.