Terminal Baru Bandara Depati Amir Dilengkapi Fasilitas Mewah

Kompas.com - 10/01/2017, 17:08 WIB
Terminal baru Bandara Depati Amir Bangka, Rabu (11/1/2017).
BANGKA POS/RESHA Terminal baru Bandara Depati Amir Bangka, Rabu (11/1/2017).
EditorI Made Asdhiana

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II merencanakan operasional terminal baru Bandara Depati Amir Bangka, Rabu (11/1/2017) besok.

Jelang kepindahan dari terminal lama, sejumlah fasilitas mewah dipastikan bakal menyambut calon penumpang.

Di antara fasilitas mewah itu adalah layanan wifi berkecepatan super dan kursi malas yang bisa digunakan penumpang VIP untuk beristirahat dan menikmati keindahan pemandangan bandara.

General Manager PT AP II Bandara Depati Amir, Eko Prihadi mengatakan terminal baru dibangun dengan investasi sebesar Rp 300 miliar.

(BACA: Fenomena Langka Danau Kaolin, Spot "Selfie" Cantik di Bangka)

Berdiri di atas lahan 12.000 meter persegi, bangunan dua lantai itu diklaim mampu menampung 600 calon penumpang.

“Fasilitas yang dimiliki Terminal baru Depati Amir jauh lebih baik dibanding terminal lama,” kata Eko saat ditemui Bangka Pos, Senin (9/1/2017).

Menyambut kedatangan calon penumpang, terminal baru Depati Amir menyediakan sebuah layar informasi penerbangan berukuran besar.

Berlanjut ke ruangan check-in, calon penumpang juga tidak akan berdesakan saat melewati pemeriksaan petugas keamanan.

"Untuk mengurai antrean saat check-in, kita juga menyediakan mesin self check-in. Jadi penumpang bisa langsung check-in sendiri menggunakan mesin untuk mendapatkan boarding pass. Setelah itu baru langsung ke loket bagasi bagi yang ada bagasi," ujar Eko.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pariwisata Dunia Dipredksi Pulih 10 Bulan Pasca Wabah Corona, Bagaimana Indonesia?

Pariwisata Dunia Dipredksi Pulih 10 Bulan Pasca Wabah Corona, Bagaimana Indonesia?

Whats Hot
Ada PSBB di Jakarta, 7 KA Jarak Jauh Kurangi Jam Operasional

Ada PSBB di Jakarta, 7 KA Jarak Jauh Kurangi Jam Operasional

Whats Hot
Pesan Antar Makanan Bisa Bantu Hotel dan Restoran saat Wabah Corona?

Pesan Antar Makanan Bisa Bantu Hotel dan Restoran saat Wabah Corona?

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Rp 50.000 di Kos saat Karantina | Dalgona Matcha

[POPULER TRAVEL] Rp 50.000 di Kos saat Karantina | Dalgona Matcha

Whats Hot
Izin Pendakian Gunung Everest Ditangguhkan, Sherpa Tidak Punya Pendapatan

Izin Pendakian Gunung Everest Ditangguhkan, Sherpa Tidak Punya Pendapatan

Whats Hot
Hari Hachiko, Warga Diimbau Stop Kenakan Masker ke Patung Hachiko

Hari Hachiko, Warga Diimbau Stop Kenakan Masker ke Patung Hachiko

Jalan Jalan
Kabar Gembira di Tengah Pandemi Covid-19: Pegunungan Himalaya Terlihat dari India

Kabar Gembira di Tengah Pandemi Covid-19: Pegunungan Himalaya Terlihat dari India

Whats Hot
Cara Membuat Dalgona Milo Tanpa Pakai Emulsifier

Cara Membuat Dalgona Milo Tanpa Pakai Emulsifier

Makan Makan
Kereta Bandara Soekarno-Hatta dan Kualanamu Tidak Beroperasi Sampai 31 Mei 2020

Kereta Bandara Soekarno-Hatta dan Kualanamu Tidak Beroperasi Sampai 31 Mei 2020

Whats Hot
Hari Hachiko, Menyelisik Kisah Anjing Setia di Jepang

Hari Hachiko, Menyelisik Kisah Anjing Setia di Jepang

Jalan Jalan
Cara Buat Dalgona Matcha, Cocok untuk Kamu yang Tidak Minum Kopi

Cara Buat Dalgona Matcha, Cocok untuk Kamu yang Tidak Minum Kopi

Makan Makan
Cara Membuat Dalgona Coffee Jumbo 7 Liter, Ingin Coba?

Cara Membuat Dalgona Coffee Jumbo 7 Liter, Ingin Coba?

Makan Makan
Cara Membuat Gula Aren Cair untuk Kopi, Hanya Butuh 2 Bahan

Cara Membuat Gula Aren Cair untuk Kopi, Hanya Butuh 2 Bahan

Makan Makan
Rp 50.000 untuk Satu Minggu di Kos Saat Karantina, Bisa Masak Apa Saja?

Rp 50.000 untuk Satu Minggu di Kos Saat Karantina, Bisa Masak Apa Saja?

Makan Makan
Alasan Orang China Sering Pakai Masker, Bagian dari Pengobatan Tradisional?

Alasan Orang China Sering Pakai Masker, Bagian dari Pengobatan Tradisional?

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X