Kompas.com - 12/01/2017, 21:30 WIB
Sejumlah wisatawan menaiki andong untuk berwisata keliling Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (28/12/2015). Wanurejo merupakan salah satu desa di sekitar Candi Borobudur yang menawarkan paket wisata untuk menarik turis yang berkunjung ke Borobudur. KOMPAS/HARIS FIRDAUSSejumlah wisatawan menaiki andong untuk berwisata keliling Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (28/12/2015). Wanurejo merupakan salah satu desa di sekitar Candi Borobudur yang menawarkan paket wisata untuk menarik turis yang berkunjung ke Borobudur.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Kelompok Kerja Percepatan 10 Destinasi Prioritas mengenalkan Desa Wisata Wanurejo, Magelang, Jawa Tengah. Letak desa wisata ini tak jauh dari kompleks Candi Borobudur.

"Yang kebetulan sedang berwisata di Borobudur, bisa sekalian mampir ke Desa Wisata Wanurejo. Di Wanurejo ini wisatawan bisa bersahabat dan menyatu dengan alam, sehingga orang ke Borobudur tidak hanya ke candi saja tetapi banyak tujuan wisata di kawasan Borobudur yang dapat dinikmati,” kata Ketua Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar Hiramsyah S. Thaib yang didampingi Person In Charge (PIC) Borobudur, Larasati, Rabu (11/1/2017) seperti dikutip dalam siaran pers Kementerian Pariwisata.

Desa wisata Wanurejo memiliki homestay bergaya Jawa klasik yang bisa dijumpai dengan mudah di sana. Kondisi homestay di Desa Wanurejo masih terawat baik dan harganya pun bisa disesuaikan dengan kondisi kantong wisatawan.

“Marketing homestay desa wisata ini bisa dilakukan oleh ITX (Indonesia Travel Xchange), digital market place yang di-endors oleh Kemenpar untuk untuk dikoneksi dengan buyer dan channel ke industri global,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Salah satu tradisi Jawa di Di Desa Wanurejo masih terpelihara dengan baik yakni Tradisi Nyadran. Tradisi ini sebagai sarana untuk berkumpulnya para perantau dan masyarakat Desa Tingal Wanurejo dengan cara mengunjungi makam leluhur atau keluarga yang diadakan setiap minggu ketiga di Bulan Ruwah.

KOMPAS.com/Ika Fitriana Petilasan makam putra Sri Sultan HB II, BPH Tejokusumo, di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupate Magelang, yang saat ini telah resmi menjadi Puroloyo Cikalan yang sudah diakui Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Senin (18/5/2015)
Ada juga kirab budaya Merti Desa atau bersih desa/sedekah bumi dari upacara adat Saparan. Acara ini mengusung gunungan hasil bumi setinggi lima meter berupa buah-buahan, sayur-mayur, palawija, dan padi.

Wisatawan dapat menyaksikan kirab tersebut yang berangkat dari Candi Pawon melewati jalan di sekitar Borobudur dan berakhir di Lapangan Pondok Tingal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain tradisi, kesenian dan kerajinannya juga hidup. Kerajinan mulai dari kerajinan kayu, bambu, batik, fiber, dan sebagainya juga bisa ditemui di beberapa titik di Wanurejo.

Wisatawan bisa menjejakkan kaki hingga penjuru-penjuru dusun di Desa Wanurejo dan bisa menjumpai berbagai pemandangan alam dan aktivitas masyarakatnya.

Panorama Candi Borobudur sebagai “Mahakarya Budaya Dunia” atau World Cultural Masterpiece dengan balutan hijaunya pematang sawah bisa dengan mudah dijumpai di Wanurejo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Jalan Jalan
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Travel Update
Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.