Ini Perilaku Tamu Hotel yang Membuat "Housekeeping" Repot!

Kompas.com - 20/01/2017, 06:23 WIB
Tipe Kamar Premiere di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya Dokumentasi Santika Indonesia Hotels & ResortsTipe Kamar Premiere di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Jangan salah, jika Anda cenderung orang yang tidak rapi atau menjurus ke jorok, perilaku Anda akan tercermin saat menginap di kamar hotel.

Petugas houskeeping di hotel adalah sosok yang dapat dengan mudah mengetahui asal dan perilaku tamunya. 

"Biasanya tamu yang paling kotor itu dari ada dari beberapa negara dan tamu keluarga tanpa pandang negara," kata Executive Housekeeper Hotel Santika Premiere Bintaro, Faroek Fuady, Selasa (17/1/2017).

(BACA: Etiket Memberi Tip untuk Staf Housekeeping Hotel)

Tak jarang kehadiran para tamu ini sudah diantisipasi oleh petugas housekeeping, karena mereka tahu harus berusaha ekstra untuk membersihkan kamar hotel yang dihuni oleh tamu tersebut. 

"Biasanya hanya butuh 25-30 menit untuk satu kamar, ini bisa sampai 45 menit sampai satu jam," kata Faroek.

Ruangan penuh dengan abu rokok, pampers bekas, noda makanan yang berlepotan, sampai handuk yang dijadikan keset kaki masuk sebagai beberapa daftar kejorokan para tamu yang menambah panjang jam kerja petugas housekeeping. 

"Houskeeping biasa bekerja dengan strategi, mereka akan melihat kamar mana saja yang bersih dan yang kotor. Kemudian mereka akan membersihkan kamar bersih dahulu lalu membersihkan kamar yang kotor," kata Faroek.

Menurut Faroek petugas housekeeping akan sangat gembira saat menemukan kamar yang walk out alias tamunya tak menginap di kamar. Sedangkan duka petugas housekeeping adalah saat menemukan kamar yang sangat kotor.

"Petugas housekeeping itu kerjanya sangat menguras fisik. Selama satu shift delapan jam membersihkan kamar. Sedangkan hasil perkerjaannya hanya ada bersih atau tidak bersih," kata Faroek.  



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Buat Paspor Masih Sama, Wajib Daftar Online Sebelum ke Kantor Imigrasi

Cara Buat Paspor Masih Sama, Wajib Daftar Online Sebelum ke Kantor Imigrasi

Travel Tips
Cara Booking Online Pendakian Gunung Semeru, Wajib bagi Calon Pendaki

Cara Booking Online Pendakian Gunung Semeru, Wajib bagi Calon Pendaki

Travel Tips
Pendakian Gunung Semeru Dibuka 1 Oktober 2020, Perhatikan 14 Poin Ini

Pendakian Gunung Semeru Dibuka 1 Oktober 2020, Perhatikan 14 Poin Ini

Travel Tips
Pendakian Gunung Semeru Buka Kembali 1 Oktober, Hanya 2 Hari 1 Malam

Pendakian Gunung Semeru Buka Kembali 1 Oktober, Hanya 2 Hari 1 Malam

Whats Hot
Taman Benyamin Sueb, Kilas Balik Perjalanan Karier Budayawan Betawi

Taman Benyamin Sueb, Kilas Balik Perjalanan Karier Budayawan Betawi

Jalan Jalan
Strawberry Rock, Spot Alternatif Memburu Golden Sunset di Labuan Bajo

Strawberry Rock, Spot Alternatif Memburu Golden Sunset di Labuan Bajo

Jalan Jalan
Ada Kuil untuk Boneka yang Terlupakan di Jepang, Berani Masuk?

Ada Kuil untuk Boneka yang Terlupakan di Jepang, Berani Masuk?

Jalan Jalan
Island of the Dolls di Meksiko, Pulau Seram Penuh Boneka dengan Cerita Pilu

Island of the Dolls di Meksiko, Pulau Seram Penuh Boneka dengan Cerita Pilu

Jalan Jalan
Pollock's Toy Museum di Inggris, Ada Boneka Beruang Tertua di Dunia

Pollock's Toy Museum di Inggris, Ada Boneka Beruang Tertua di Dunia

Jalan Jalan
Riung Priangan: Imbauan Tunda ke Jabar Berdampak Negatif bagi Perhotelan

Riung Priangan: Imbauan Tunda ke Jabar Berdampak Negatif bagi Perhotelan

Whats Hot
Ini Usulan Asosiasi Hotel di Bandung terkait Imbauan Orang Jakarta Tunda ke Jabar

Ini Usulan Asosiasi Hotel di Bandung terkait Imbauan Orang Jakarta Tunda ke Jabar

Whats Hot
Dampak PSBB Jakarta, Hotel di Bandung Kehilangan Pasar MICE

Dampak PSBB Jakarta, Hotel di Bandung Kehilangan Pasar MICE

Whats Hot
Sebelum Naik TN Kelimutu, Nikmati Situs Sejarah Pesanggrahan Belanda

Sebelum Naik TN Kelimutu, Nikmati Situs Sejarah Pesanggrahan Belanda

Whats Hot
Tindak Lanjuti Aktivasi Wisata Wae Rebo, BOPLBF Laksanakan Gerakan BISA

Tindak Lanjuti Aktivasi Wisata Wae Rebo, BOPLBF Laksanakan Gerakan BISA

Whats Hot
Asosiasi Sebut Hotel di Bandung Aman, Terapkan Protokol Kesehatan

Asosiasi Sebut Hotel di Bandung Aman, Terapkan Protokol Kesehatan

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X