Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/01/2017, 18:04 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

SINGAPURA, KOMPAS.com - Indonesia dan Thailand sepakat mengembangkan konektivitas udara antar-negara lewat kota-kota kedua Thailand ke Solo.

Hal itu setelah pertemuan bilateral antara Menteri Pariwisata Arief Yahya dengan Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand Kobkarn Wattanavrangkul.

"Kesepakatannya, (Indonesia dan Thailand) mengembangkan aksesibilitas dari kota-kota kedua bukan hanya Bali, Jakarta, juga Yogyakarta," kata Asisten Deputi Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Wilayah Asia Tenggara Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani kepada KompasTravel seusai acara pertemuan di Hotel Pan Pacific, Singapura, Jumat (20/1/2017).

Ia menyebut salah satu poin yang disepakati adalah pembahasan wacana rute membuka penerbangan dari kota kedua Thailand ke Solo.

Rizki menjelaskan, dari pihak Thailand konektivitas yang bisa dikembangkan adalah melalui jalur udara.

Shutterstock ILUSTRASI - Pasangan berbulan madu di Thailand
"Satu dikaitkan dengan IMT-GT, jadi bagaimana Phuket, Hanchai, Songkla, kemudian kota kedua kita di IMT-GT bisa terkoneksi. Kalau Penang-Medan sudah ada. Tinggal bagaimana membuat ini menjadi satu connectivity," jelasnya.

IMT-GT adalah kerja sama antara tiga negara tergabung dalam Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 32 provinsi dan negara bagian untuk meningkatkan kapabalitas negara-negara ASEAN dalam kerangka integrasi ekonomi dan masyarakat Asia Tenggara dalam koridor Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Adapun sepuluh dari Indonesia (Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Bangka Belitung, Kepulauan Riau dan Lampung), delapan dari Malaysia (Perlis, Kedah, Pulau Pinang, Perak, Selangor, Kelantan, Melaka dan Negeri Sembilan) dan 14 dari Thailand (Nakhon, Yala, Pattani, Songkhla, Narathiwat, Satun, Trang, Phattaling, Nakhon Si Thammarat, Chumphon, Ranong Krabi dan Surat Thani).

Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand Kobkarn Wattanavrangkul mengatakan akan segera menindaklanjuti rencana pembukaan rute baru dari kota-kota kedua di Thailand ke Solo.

Hal itu akan dilakukan menyusul kesepakatan yang terjadi dalam pertemuan bilateral Indonesia dan Thailand.

KOMPAS.COM/IKA FITRIANA Wisatawan sedang naik gajah di komplek Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
"Tourism of Thailand punya kantor di Jakarta, kami nanti akan bentuk tim untuk bekerja bersama," kata Kobkarn kepada KompasTravel seusai pertemuan.

Menurutnya, Solo merupakan destinasi yang populer di Thailand. Kobkarn menyebut konektivitas Indonesia-Thailand adalah salah satu misi penting bagi pemerintah Thailand.

Adapun pertemuan antara Indonesia dan Thailand turut membahas kerja sama di bidang wisata bahari dan wisata budaya. Wisata bahari yang akan dikembangkan adalah wisata yacht, sedangkan wisata budaya adalah Candi Borobudur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+