Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/01/2017, 08:43 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

MAGELANG, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan UNESCO menggelar rangkaian pameran situs warisan budaya bertajuk Simpang Budaya: Bamiyan dan Borobudur di Museum Karmawibhangga, komplek Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, 20 Januari - 2 Februari 2017.

Pameran ini bertujuan untuk mempromosikan dialog antarbudaya, perdamaian dan saling pengertian antara masyarakat Indonesia dan Afganistan dengan memanfaatkan potensi dua situs warisan budaya dunia UNESCO, Lembah Bamiyan dan Candi Borobudur.

Bernards Alens Zako, Kepala Kantor UNESCO Unit Jakarta, menjelaskan inisiasi proyek ini berawal dari kedekatan hubungan kerja antara Indonesia dan Afganistan.

(BACA: Kejutan! Pengunjung Pertama Candi Borobudur 2017 Dapat Hadiah)

Saat berlangsung Forum Demokrasi Bali tahun 2011, Presiden Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Afganistan, Hamid Karzao, mengutarakan keinginan untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang kebudayaan sekaligus mempromosikan perdamaian dan perlindungan cagar budaya dan permuseuman.

Dua situs warisan dunia UNESCO yakni lanskap budaya dan reruntuhan arkeolog lembah Bamiyan di Afganistan dan Kompleks Candi Borobudur di Indonesia dipilih sebagai 'laboratorium pembelajaran' karena dinilai menyimpan nilai keagungan luar biasa sebagai peninggalan Buddha.

"Dua situs ini menjadi bagian dari identitas dan kekayaan budaya masyarakat Indonesia dan Afganistan," kata Bernardz dalam sambutannya pada Pembukaan Pameran "Crossroad Culture: Bamiyan and Borobudur", di Museum Karmawibhangga, Jumat (20/1/2017).

(BACA: Ngopi Sambil Memandang Eksotisnya Candi Borobudur, Ini Tempatnya....)

Bernards menjelaskan, dalam pemeran ini menyoroti lima nilai penting yang dimiliki oleh kedua situs tersebut, yaitu nilai sejarah, material, pendidikan, ekonomi dan sosio-spiritual.

Nilai-nilai tersebut dituangkan dalam panel-panel yang dapat dilihat dan dibaca oleh masyarakat. Sehingga diharapkan dapat mengundang apresiasi yang lebih besar terhadap kedua peninggalan cagar budaya serta meningkatkan pemahaman lintas budaya yang lebih tinggi di antara masyarakat kedua negara dan masyarakat secara umum.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Bujuk Turis Datang Lagi

Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Bujuk Turis Datang Lagi

Travel Update
Panduan ke Museum Taman Prasasti, Jam Buka, Rute, sampai Tips

Panduan ke Museum Taman Prasasti, Jam Buka, Rute, sampai Tips

Jalan Jalan
Buana Life Pangalengan: Harga Menu, Jam Buka, dan Daya Tarik 

Buana Life Pangalengan: Harga Menu, Jam Buka, dan Daya Tarik 

Jalan Jalan
Uniknya Masjid Hidayatullah di Jakarta Selatan, Sajikan Akulturasi 4 Budaya

Uniknya Masjid Hidayatullah di Jakarta Selatan, Sajikan Akulturasi 4 Budaya

Jalan Jalan
Usai Acara, Delegasi ASEAN Tourism Forum 2023 Akan Jelajah Yogyakarta

Usai Acara, Delegasi ASEAN Tourism Forum 2023 Akan Jelajah Yogyakarta

Travel Update
Ada Apa di Museum Taman Prasasti Jakarta?

Ada Apa di Museum Taman Prasasti Jakarta?

Travel Update
5 Tips Berkunjung ke Buana Life Pangalengan, Reservasi Lebih Dulu

5 Tips Berkunjung ke Buana Life Pangalengan, Reservasi Lebih Dulu

Jalan Jalan
ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogya Dimulai, Ada Pameran Parekraf Selama 4 Hari

ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogya Dimulai, Ada Pameran Parekraf Selama 4 Hari

Travel Update
Strategi Indonesia Pulihkan Pariwisata Pascapandemi, Luncurkan Visa sampai Pameran di Luar Negeri

Strategi Indonesia Pulihkan Pariwisata Pascapandemi, Luncurkan Visa sampai Pameran di Luar Negeri

Travel Update
Kelenteng Hok Tek Tjengsin, Tempat Ibadah 3 Agama di Kuningan Jakarta

Kelenteng Hok Tek Tjengsin, Tempat Ibadah 3 Agama di Kuningan Jakarta

Jalan Jalan
6 Hotel Dekat ICE BSD Tangerang, Ada yang Tinggal Jalan Kaki

6 Hotel Dekat ICE BSD Tangerang, Ada yang Tinggal Jalan Kaki

Travel Tips
Dikunjungi Iriana Jokowi, Ini Kisah Kampung Pathuk di Yogyakarta

Dikunjungi Iriana Jokowi, Ini Kisah Kampung Pathuk di Yogyakarta

Jalan Jalan
5 Aktivitas di Buana Life Pangalengan, Bisa Prewedding

5 Aktivitas di Buana Life Pangalengan, Bisa Prewedding

Jalan Jalan
Ada Vaksin Booster Kedua, Bakal Jadi Syarat Perjalanan?

Ada Vaksin Booster Kedua, Bakal Jadi Syarat Perjalanan?

Travel Update
6 Wisata Malam di Surabaya, Pas untuk Anak-anak dan Dewasa

6 Wisata Malam di Surabaya, Pas untuk Anak-anak dan Dewasa

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+