Kompas.com - 22/01/2017, 11:04 WIB
Sepasang wisatawan saat berfoto pada spot flower hill di Batu Flower Garden, Coban Rais, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (21/1/2017). KOMPAS.com/ANDI HARTIKSepasang wisatawan saat berfoto pada spot flower hill di Batu Flower Garden, Coban Rais, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (21/1/2017).
|
EditorI Made Asdhiana

MALANG, KOMPAS.com - Mendung menyelimuti langit Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (21/1/2017).

Namun, aktivitas wisata di Batu Flower Garden, Coban Rais, Desa Oro-oro Ombo masih terus berlangsung.

Sesekali, kabut menyapu pemandangan di lokasi wisata baru yang masih merintis itu.

Batu Flower Garden merupakan obyek wisata baru di Kota Batu yang langsung mendapat tempat di hati para wisatawan.

KOMPAS.com/ANDI HARTIK Sepasang wisatawan saat berpose pada spot I Love You di Batu Flower Garden, Coban Rais, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (21/1/2017).
Lokasi wisata itu baru dibuka untuk umum pada 10 Desember lalu. Namun kunjungan wisatawan sudah cukup banyak.

Sehari, wisatawan yang mendatangi lokasi itu mencapai 200 hingga 300 orang.

(BACA: Kragilan Top Selfie, Ini Pulau Nami-nya Indonesia...)

Jika akhir pekan, kunjungan wisatawan bisa mencapai 500 orang dan untuk libur panjang, kunjungan wisatawan bisa sampai 800 hingga 1.000 orang per hari.

"Ini sebenarnya dibuka paksa. Maksudnya dibuka paksa, awalnya tukang-tukang itu bangun. Tiga hari kemudian sudah banyak yang mengunjungi. Bingung kita. Jadi masih banyak spot-spot yang masih belum selesai pembangunannya," kata inisiator Batu Flower Garden, Coban Rais, Zaenal A. Budihartoko kepada KompasTravel.

KOMPAS.com/ANDI HARTIK Seorang wisatawan saat berfoto pada spot pinus di Batu Flower Garden, Coban Rais, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (21/1/2017).
Batu Flower Garden dibangun di kawasan milik Perhutani, tepatnya di lereng Gunung Panderman pada ketinggian 1.100 sampai 1.200 meter dari permukaan laut.

Awalnya, obyek wisata di kawasan tersebut hanya air terjun yang diberi nama Coban Rais dan bumi perkemahan.

(BACA: Ini Tempat-tempat Menarik untuk Selfie di Wakatobi)

Sayang, keberadaan obyek wisata air terjun itu kurang diminati wisatawan.

Untuk mendapatkan air terjun itu, wisatawan harus berjalan kaki sepanjang sekitar tiga kilometer untuk mencapai air terjun tersebut.

KOMPAS.com/ANDI HARTIK Sepasang wisatawan saat berfoto pada spot love di Batu Flower Garden, Coban Rais, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (21/1/2017).
Hingga akhirnya muncul inisiatif untuk membangun obyek tambahan, yaitu Batu Flower Garden. Lokasinya berada di antara loket masuk dan Air Terjun Coban Rais.

Wisatawan harus berjalan kaki sekitar 750 meter untuk mencapai lokasi wisata yang dibilang romantis itu.

Sesuai dengan namanya, Batu Flower Garden menghadirkan berbagai jenis bunga. Sasarannya adalah wisatawan yang masih usia remaja dan wisata keluarga.

Mereka diajak untuk berfoto di spot-spot yang menghadirkan pemandangan yang eksotis.

KOMPAS.com/ANDI HARTIK Sejumlah wisatawan saat berfoto pada spot love di Batu Flower Garden, Coban Rais, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (21/1/2017).
"Sebetulnya kawasan ini kita bikin untuk selfie. Karena di Jawa Timur masih belum ada. Itu konsep yang kita bangun. Ternyata sasaran itu tepat. Dan orang-orang ternyata selfie," ungkapnya.

Hingga saat ini, sudah ada delapan spot yang bisa digunakan para wisatawan untuk berfoto. Di antaranya adalah flower hill.

Spot tersebut mengajak wisatawan untuk berfoto di tengah-tengah tengah berbagai jenis bunga. Ada juga spot love.

KOMPAS.com/ANDI HARTIK Sejumlah wisatawan saat memanjat hammock tower di Batu Flower Garden, Coban Rais, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (21/1/2017).
Berada di samping flower hill, wisatawan bisa berpose di atas papan kayu berbentuk lambang cinta. Di belakangnya, terdapat tebing tinggi yang membuat spot foto tersebut tampak mengagumkan.

Selain itu juga ada spot pinus yang mengajak pengunjung berfoto di atas papan kayu yang tertempel pada pohon pinus. Ada juga spot I Love You, di mana wisatawan bisa berpose di atas papan yang berbentuk l Love You.

Berikutnya ada spot ayunan yang dipenuhi dengan karangan bunga. Tepat di belakang ayunan itu terdapat air terjun di tengah tebing yang tinggi. Air terjun itu diberi nama Coban Putri dan belum banyak dijamah oleh pengunjung.

Selain itu juga ada spot hammock tower, hammock garden, dan flying hammock.

KOMPAS.com/ANDI HARTIK Seorang wisatawan saat berfoto pada spot ayunan di Batu Flower Garden, Coban Rais, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (21/1/2017).
Ke depan, pengelola wisata itu masih akan membangun spot tambahan. Seperti kafe tebing, lokasi berkemah, rumah hobbit dan lokasi outbound.

"Pengunjung diperkirakan masih akan terus bertambah. Karena kita akan selalu kembangkan," kata Zaenal. Belum dipastikan, akan ada berapa spot foto di lokasi tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.