Kompas.com - 23/01/2017, 07:06 WIB
Peserta Festival Budaya Thailand yang berlangsung di Bangkok, Kamis (14/1/2015). Masyarakat umum dan wisatawan bisa menyaksikan parade dan pawai budaya dari berbagai macam adat di Thailand. Festival berlangsung sampai Minggu (18/1/2015). BARRY KUSUMAPeserta Festival Budaya Thailand yang berlangsung di Bangkok, Kamis (14/1/2015). Masyarakat umum dan wisatawan bisa menyaksikan parade dan pawai budaya dari berbagai macam adat di Thailand. Festival berlangsung sampai Minggu (18/1/2015).
|
EditorI Made Asdhiana

SINGAPURA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Kobkarn Wattanavrangkul menganggap pasar China bukan menjadi target wisatawan utama yang diincar.

Pasalnya, semua negara penghasil wisatawan juga berada di posisi yang penting bagi Thailand.

"Tidak. Semua pasar itu sama-sama penting bagi kami. Meskipun jumlah kunjungan China 8,8 juta, tapi pasar negara ASEAN juga banyak yang datang ke Thailand sekitar 8,6 juta," katanya kepada KompasTravel ketika dikonfirmasi terkait target utama turis China di sela-sela acara ASEAN Tourism Forum (ATF) 2017 di Singapura, Kamis (19/1/2017).

(BACA: Thailand Dikunjungi 32 Juta Wisatawan Tahun 2016)

Ia mengatakan Thailand perlu menyeimbangkan promosi ke pasar-pasar penghasil wisatawan agar bisa berkunjung ke Thailand.

KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL Wisatawan asing memberi makan ikan Patin di Sungai Chaophraya, Bangkok, Thailand.
Menurut Kobkarn, negara-negara Asia Tengara sama penting dengan pasar China. "Negara intra ASEAN menjadikan Thailand sebagai destinasi liburan akhir pekan. Lama tinggal mereka sekitar 5-6 hari," jelas Kobkarn.

Ia menyebutkan pasar Eropa dan Amerika juga menjadi segmen yang penting bagi Thailand. Menurutnya, pasar wisatawan Eropa dan Amerika yang berlibur ke Thailand tumbuh sekitar 10 persen.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Rata-rata masa tinggal wisatawan Eropa termasuk Amerika itu 3 minggu. Oleh karena itu, kami kerja keras dalam rangka mendatangkan turis dari Rusia, juga Eropa dan Eropa Tengah sebagaimana wisatawan Amerika," jelasnya.

(BACA: Pariwisata Thailand Unggul di ASEAN, Indonesia Berusaha Menyusul)

Adapun sepanjang tahun 2016, Thailand dikunjungi sebanyak 32,58 juta wisatawan. Lima penyumbang wisatawan mancanegara ke Thailand adalah China, Malaysia, Korea, Jepang, dan Laos.

Destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara adalah Bangkok, Phuket, dan Chiang Mai.

KOMPAS/BRE REDANA Jalan-jalan di pinggir pantai Pattaya.
Bangkok sendiri adalah ibu kota negara Thailand. Sementara, Phuket adalah pulau yang dikelilingi pantai cantik berpasir putih. Sedangkan Chiang Mai adalah kota di utara Thailand yang punya banyak peninggalan sejarah.

Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dibentuk pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand, oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Kini anggota ASEAN termasuk pula Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X