Kompas.com - 23/01/2017, 20:06 WIB
 Kabah di Mekkah ThinkStock Kabah di Mekkah
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Tingginya minat umrah dan haji masyarakat Indonesia menjadi pemicu banyaknya penipuan oleh biro perjalanan. Ada biro perjalanan yang mengiming-imingi wisatawan dengan umrah harga murah, hingga jaminan berangkat haji.

Hal itu tentu merugikan calon jemaah umrah yang ingin beribadah di Mekkah dan Madinah. Lalu apa saja yang perlu diperhatikan oleh calon jemaah umrah sebelum berangkat agar tak tertipu oleh biro perjalanan?

Bendahara Umum Asosiasi Umrah dan Haji Kementerian Agama, Ali Umasugi, berbagi beberapa tips untuk calon jemaah umrah agar tak tertipu. Salah satu hal yang mesti diperhatikan adalah legalitas biro perjalanan.

"Ketika (calon jemaah) mau daftar, kami kasih legalitasnya. Bisa cek di www.haji-kemenag.go.id," jelas Ali kepada KompasTravel seusai acara Peluncuran Asosiasi Umrah dan Haji PRATAMA di Jakarta, Senin (23/1/2017).

BACA JUGA: Citilink Kembali Layani Penerbangan Umrah Jakarta-Jeddah

Dalam situs Kementerian Agama, calon jemaah bisa mengecek legalitas biro perjalanan yang menyediakan haji dan umrah. Jika biro perjalanan tak muncul pada situs Kementerian Agama, berarti mereka tak memiliki izin.

"Pastikan (jadwal) penerbangannya. Itu mesti PP (pergi pulang) ya, penginapannya, dan transportasi (selama umrah dan haji)," lanjut Ali.

Salah satu kasus penipuan calon jemaah umrah dan haji yang lumrah terjadi adalah tak disediakannya tiket pulang ke Tanah Air. Selain itu, ada pula penelantaran jemaah umrah dan haji di tanah suci.

Ali menambahkan, rekomendasi biro perjalanan yang terpercaya juga bisa didapat dari keluarga yang telah berangkat umrah atau haji.

"Lihat dulu (biro perjalanannya), sudah pernah gagal belum berangkatkan jemaah. Dari sana itu bisa lihat reputasinya," tambahnya.

BACA JUGA: Umrah Sekaligus Wisata ke Turki, Paket yang Digemari Turis Indonesia

Ali juga menyarankan agar para calon jemaah lebih selektif dalam menyaring iming-iming iklan yang mengatasnamakan pemuka agama. Jika ada pemuka agama yang menawarkan paket umrah dengan harga yang murah seperti Rp 9 juta, calon jemaah harus lebih mengkritik tawaran itu.

PRATAMA adalah asosiasi umrah haji yang diakui pemerintah melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Travel Umrah dan Haji No. AHU-0081514.AH.01.07 Tahun 2016 tanggal 27 Desember 2016.

PRATAMA mewadahi para pelaku industri jasa umrah, haji, wisata, dan unsur terentitas seperti lembaga keuangan, asuransi, koperasi, hotel, penerbangan, katering, dan transportasi darat. Kehadiran PRATAMA merupakan pelengkap dari perkumpulan haji dan umrah yang sudah terbentuk lama di Indonesia.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Travel Update
Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Travel Tips
Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Travel Update
Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Travel Update
Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Travel Update
Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Travel Update
Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Travel Tips
Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Travel Update
Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Travel Tips
Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Travel Update
Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Travel Update
Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Travel Update
Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Travel Update
Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X