Kompas.com - 24/01/2017, 10:48 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Ketika menginjakkan kaki di Pulau Penyengat, wisatawan akan ditawari oleh sebuah becak motor yang dimodifikasi. Becak motor ini digunakan untuk mengantar berkeliling pulau.

Salah satu tempat yang tidak boleh ketinggalan untuk didatangi adalah komplek makam petinggi Kerajaan Riau Lingga. Para petinggi itu adalah Raja Hamidah, Raja Ali Haji, Raja Ahmad, Raja Ja'far, juga Raja Haji Fisabilillah.

Azis menceritakan, pahlawan Kerajaan Riau Lingga di komplek makam itu punya peran berbeda-beda. Seperti Raja Haji Fisabilillah yang adalah panglima perang saat melawan Belanda, Raja Hamidah selaku permaisuri yang punya otoritas melantik sultan dan Raja Ali Haji pengarang Gurindam 12, cikal bakal bahasa Melayu dan bahasa Indonesia.

"Raja Ali Haji pujangga, sastrawan. Bila mengenang Sumpah Pemuda 1928, cikal bakal Bahasa Indonesia yang diambil dari bahasa Melayu, beliau Bapak Bahasa Melayunya," tutur Azis.

Di dalam komplek makam, ada enam dinding berisi dua dari 12 pasal Gurindam 12. Wisatawan dapat membaca isi Gurindam 12 sambil berkeliling area di dalam makam tersebut.

Gurindam 12 merupakan kumpulan pesan, nasihat tentang hidup, pemerintahan, dan hal lainnya dari manusia hidup sampai meninggal dunia.

Sebanyak 12 pasal dalam Gurindam 12 juga sebagai intisari dari Al Quran yang dipelajari Raja Ali Haji saat menimba ilmu di Arab Saudi.

KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA Gurindam 12 di Pulau Penyengat, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (14/1/2017). Pulau Penyengat dikenal sebagai destinasi wisata religi dan wisata sejarah rumpun Melayu.
Selain mengunjungi komplek makam, wisatawan bisa melihat bangunan adat Melayu dan masjid yang terbuat dari putih telur.

Pada akhir pekan, wisatawan yang berkunjung ke makam saja bisa mencapai 2.000 orang dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darusalam.

"Sudah jadi anggapan umum kalau ke Tanjung Pinang, sudah ke tanah Melayu, ada yang kurang kalau belum ke Pulau Penyengat," ujar Azis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.