Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Jepang Melonjak Tajam

Kompas.com - 25/01/2017, 19:25 WIB
Gunung Fuji dengan latar belakang Pagoda Chureito di Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAGunung Fuji dengan latar belakang Pagoda Chureito di Prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016).
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun 2016 tercatat sebagai jumlah kunjungan tertinggi wisatawan Indonesia ke Jepang.

Total ada 270.000 wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Jepang selama periode tahun 2016, melonjak 32 persen dari kunjungan tahun lalu.

Data tersebut disebutkan oleh executive director Japan National Tourism Organization kantor Jakarta, Hideaki Tomioka pada acara jumpa pers Hoshinoya Bali, Rabu (25/1/2016).

"Seperti disebutkan oleh Ibu Mari Takada (Minister for Economic Affairs Kedutaan Besar Jepang di Indonesia) jumlah tersebut adalah yang paling tinggi di sejarah," kata Tomioka.

(BACA: Catat, Waktu Terbaik Melihat Mekarnya Sakura di Jepang)

Padahal menurutnya rata-rata peningkatan negara Asia yang berkunjung ke Jepang hanya sepuluh persen, dibanding Indonesia yang mencapai 32 persen.

Tomioka menyebutkan ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa jumlah wisatawan Indonesia ke Jepang terus melejit.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan di kereta gantung Kachi Kachi Yama Ropeway untuk menikmati panorama Gunung Fuji di prefektur Yamanashi, Jepang, Rabu (30/11/2016).
"Kami (JNTO) buka sejak tahun 2014 di Jakarta dan mengeluarkan biaya yang cukup banyak untuk iklan dan travel fair, juga penerbangan ke Jepang kini semakin murah," kata Tomioka.

Ia menyebutkan tahun 2016 juga banyak penerbangan yang memberi promo Rp 4 juta pulang pergi ke Jepang yang terhitung murah.

(BACA: Kusatsu Onsen, Permandian Air Panas Terkenal di Jepang)

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X