Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/01/2017, 21:48 WIB
EditorI Made Asdhiana

MATARAM, KOMPAS.com - Bupati Bima, Nusa Tenggara Barat, Indah Damayanti Putri menargetkan mampu menarik limpahan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur, bisa singgah dan berwisata ke daerah itu.

"Untuk wisatawan kita tidak harap limpahan yang datang dari Bali atau Lombok. Tetapi kita kejar wisatawan dari Labuhan Bajo, Pulau Komodo, untuk singgah ke Bima. Karena secara geografis antara Bima dan Komodo berdekatan, hanya butuh waktu 2 jam dari Pelabuhan Sape," kata Indah Damayanti Putri pada Rapat Kerja Pariwisata NTB yang diikuti kabupaten/kota, pelaku industri pariwisata di Mataram, Selasa (24/1/2017).

(BACA: Lariti, Laut Terbelah Dua di Selatan Bima)

Indah Damayanti Putri yang akrab disapa Dinda mengatakan, pariwisata di kabupaten Bima sebetulnya tidak kalah dengan yang ada di Pulau Lombok.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisman di Pulau Rinca, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Selasa (12/5/2014).
Hanya saja selama ini, terbatasnya aksesibilitas dan konektivitas menjadi penghambat kemajuan pariwisata di kabupaten paling ujung di NTB itu.

Selain persoalan aksesibilitas dan konektivitas, Kabupaten Bima dihadapkan pada persoalan keamanan dan kenyamanan. Terutama, soal banyaknya perkelahian antar-kampung.

Meski begitu, bupati menjamin keamanan wisatawan yang berkunjung ke daerah itu.

Untuk menghidupkan kepariwisataan di Kabupaten Bima, Dinda berharap pemerintah provinsi melalui pemerintah pusat dapat mendorong dibukanya kembali konektivitas penerbangan yang menghubungkan Bali, Bima, Labuan Bajo, yang telah lama terhenti.

KOMPAS/KHAERUL ANWAR Pantai Lariti di Desa Soro, Kecamatan Lambu, Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat, mulai didatangi wisatawan. Perairan teluk ini terbelah menjadi dua ketika airnya surut dan tampak terumbu karang yang menjadi arena bermain bagi para pengunjung.
"Kalau bisa rute ini dibuka kembali, karena menjanjikan perkembangan yang luar biasa bagi pariwisata di Bima. Kami yakin kalau ini dibuka, minat wisatawan berkunjung ke Bima bisa lebih besar," katanya.

Bupati Bima berharap ke depan perkembangan infrastruktur pariwisata tidak lagi hanya terpusat di Pulau Lombok, melainkan juga di Pulau Sumbawa, khususnya di Kabupaten Bima. Pasalnya, Kabupaten Bima merupakan pintu gerbang Provinsi NTB di sebelah timur.

"Kita harap ada warna bagi pariwisata NTB," tambah Dinda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber ANTARA
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+