Purwakarta Juga Punya Hutan Pinus!

Kompas.com - 05/02/2017, 20:05 WIB
Purwakarta di Jawa Barat juga punya hutan pinus. Namanya Pasir Langlang, yang terletak di selatan Purwakarta. HUMAS KABUPATEN PURWAKARTAPurwakarta di Jawa Barat juga punya hutan pinus. Namanya Pasir Langlang, yang terletak di selatan Purwakarta.

KOMPAS.com - Hutan pinus kini menjadi destinasi wisata alam populer di kalangan wisatawan. Hutan pinus bisa ditemui di beberapa kota seperti Bandung, Bogor, dan Yogyakarta.

Namun siapa sangka, Purwakarta di Jawa Barat juga punya hutan pinus. Namanya Pasir Langlang, yang terletak di selatan Purwakarta.

BACA JUGA: Banyuwangi Pun Memiliki Hutan Pinus, Ini Lokasinya...

Dari rilis Humas Kabupaten Purwakarta yang diterima KompasTravel, Minggu (5/2/2017), kata 'pasir' dalam bahasa Sunda berarti bukit dan 'langlang' merupakan istilah yang merujuk pada pengembaraan.

Pasir Langlang terletak di Desa Pusaka Mulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta. Di sini wisatawan akan menemui deretan pohon pinus lengkap dengan udara yang masih segar, karena jauh dari kebisingan dan polusi.

Pasir Langlang terletak di Desa Pusaka Mulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta. HUMAS KABUPATEN PURWAKARTA Pasir Langlang terletak di Desa Pusaka Mulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta.

Untuk mencapai Pasir Langlang, wisatawan bisa memulai perjalanan dari Jalan Kapten Halim Purwakarta menuju Wanayasa. Anda akan melewati pasar setempat hingga sampai ke gapura Desa Pusaka Mulya di Kiarapedes.

Dari sana, Anda tinggal lurus mengikuti jalan besar hingga menemukan petunjuk jalan menuju Wana Wisata Pasir Langlang Panyawangan Purwakarta.

Sampai di lokasi, Anda seolah akan dibuat nyawang alias mengenang. Suasana di tempat ini memang hening dan tenang.

BACA JUGA: Panenjoan, Destinasi Instagenic Baru di Purwakarta

Harga tiket masuk tempat wisata ini cukup murah, Rp 5.000 per orang. Pasir Langlang juga terbuka untuk kemping, dengan membayar Rp 10.000. Namun Anda juga harus membayar Rp 330.000 untuk biaya sewa pemandu, tenda, sleeping bag, matras, dan satu set alat masak. Tak perlu repot-repot membawa semuanya dari rumah!

Jika ingin menikmati bersantai di hammock, Anda harus membayar Rp 15.000. Hammock ini juga menjadi spot foto favorit para pengunjung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengembangan Wisata di Kawasan Konservasi, KLHK: Menuju Pariwisata Berkualitas

Pengembangan Wisata di Kawasan Konservasi, KLHK: Menuju Pariwisata Berkualitas

Whats Hot
9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

Whats Hot
Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Travel Tips
Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Jalan Jalan
Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Whats Hot
Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Jalan Jalan
Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Whats Hot
Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Diskon
Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Whats Hot
Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Whats Hot
Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Whats Hot
3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

Jalan Jalan
Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Whats Hot
BPCB Yogyakarta Tutup Obyek Wisata Cagar Budaya Selama PPKM

BPCB Yogyakarta Tutup Obyek Wisata Cagar Budaya Selama PPKM

Whats Hot
Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X