Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/02/2017, 05:23 WIB
EditorI Made Asdhiana

PALEMBANG, KOMPAS.com - Malaysia membidik 1.000 wisatawan Palembang mengunjungi Kuala Lumpur pada setiap pekan setelah terjalin kerja sama pariwisata dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita).

Direktur Pariwisata Malaysia untuk wilayah Sumatera Azhari Haron di Palembang, Kamis (9/2/2017), mengatakan kepercayaan diri ini lantaran adanya penerbangan langsung Palembang-Kuala Lumpur dan terjadi peningkatan hingga 11,6 persen untuk jumlah wisatawan asal Indonesia ke Malaysia.

"Khusus Kota Palembang sendiri, Malaysia diuntungkan karena sudah ada penerbangan langsung ke Kuala Lumpur satu kali dalam satu hari. Sejauh ini, kursi pesawat selalu penuh. Jadi, angka 1.000 wisatawan setiap pekan terbilang masuk akal," kata Azhari.

Seusai acara "Malaysia Travel Mart & Business Session 2017", Azhari mengatakan bahwa sementara ini wisatawan Indonesia memberikan sumbangan besar dalam pariwisata Malaysia setelah Singapura.

Kompas/Sutta Dhamasaputra Menikmati liburan Natal dan Tahun Baru di Legoland Malaysia, Johor Bahru, bisa jadi salah satu alternatif.
Pada tahun 2016, data Januari sampai Oktober diketahui dari 22 juta wisatawan mancanegara diketahui sebanyak 2,4 juta berasal dari Indonesia atau meningkat 11,6 persen dibandingkan 2015.

Dari sisi pendapatan, sektor pariwisata Malaysia berhasil meraup 37,4 miliar ringgit dengan wisata belanja sebesar 11,7 miliar ringgit atau 31,4 persen dari seluruh pendapatan.

Khusus wisatawan asal Sumsel, sumber pendapatan tertinggi dari pariwisata Malaysia justru dari sektor kesehatan karena banyak warga yang mendatangi Kuala Lumpur dan Penang untuk kepentingan berobat.

Selain itu, Azhari tidak membantah bahwa banyak faktor pendongkrak kunjungan wisatawan Indonesia ke Malaysia ini. Salah satunya adanya "mega sale" sebanyak empat kali dalam satu tahun dan perbaikan kurs mata uang rupiah terhadap ringgit Malaysia.

"Ke depan kerja sama dalam hal parwisata ini akan ditingkatkan lagi karena negara-negara ASEAN telah bersepakat untuk membangun Visit ASEAN 2017," katanya.

Kompas.com/Silvita Agmasari Salah satu dya tarik wisata di Kuala Lumpur, Malaysia adalah menara Kuala Lumpur dengan tinggi 300 meter di pusat kota.
Kepala Dinas Pariwisata Sumsel Irene Camalyn mengatakan bahwa sementara ini kerja sama dengan Malaysia terbilang saling menguntungkan karena sejauh ini wisatawan asal Malaysia menjadi yang terbanyak di Sumsel pada tahun 2016.

"Saat ini tidak bisa lagi menjual sendiri-sendiri, seperti halnya wisatawan Indonesia jika ingin ke Eropa, ingin juga ke Paris, Belanda, dan lainnya. Demikian pula sebaliknya, ketika wisatawan dari Eropa datang diharapkan bukan hanya ke Malaysia, melainkan juga Indonesia, Singapura, Thailand, dan lainnya," kata Irene.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Sumsel, jumlah wisatawan yang mengunjungi Sumsel mencapai 58.000 pada tahun 2016 atau naik 1.000 orang dibandingkan 2015.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber ANTARA
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Negara Anggota ASEAN, Berikut Daftar Lengkapnya

11 Negara Anggota ASEAN, Berikut Daftar Lengkapnya

Jalan Jalan
Semesta's Gallery di Jakarta Selatan, Bisa Mampir Sekaligus Healing

Semesta's Gallery di Jakarta Selatan, Bisa Mampir Sekaligus Healing

Jalan Jalan
Main ke Skywalk Kebayoran Lama, Bisa Mampir 7 Spot Wisata Ini

Main ke Skywalk Kebayoran Lama, Bisa Mampir 7 Spot Wisata Ini

Jalan Jalan
Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah dari Padang-Arab Saudi

Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah dari Padang-Arab Saudi

Travel Update
Skywalk Kebayoran Lama Terpanjang di Jakarta, Ketahui 3 Faktanya

Skywalk Kebayoran Lama Terpanjang di Jakarta, Ketahui 3 Faktanya

Jalan Jalan
Event Makin Banyak, Menparekraf Ingatkan Penyelenggara Dapat Vaksin Booster Kedua

Event Makin Banyak, Menparekraf Ingatkan Penyelenggara Dapat Vaksin Booster Kedua

Travel Update
Naik Kereta Api Pertama di Sulawesi, Bisa Mampir ke Tempat Wisata IniĀ 

Naik Kereta Api Pertama di Sulawesi, Bisa Mampir ke Tempat Wisata IniĀ 

Jalan Jalan
[POPULER TRAVEL] Solo Safari Dibuka | Lokasi Syuting The Last of Us

[POPULER TRAVEL] Solo Safari Dibuka | Lokasi Syuting The Last of Us

Travel Update
Shirakawa Go, Desa Tradisional di Jepang yang Jadi Warisan Budaya UNESCO

Shirakawa Go, Desa Tradisional di Jepang yang Jadi Warisan Budaya UNESCO

Travel Update
Kondisi Terkini Pantai Gesing di Gunungkidul, Tak Ada Lagi Pasir Putih

Kondisi Terkini Pantai Gesing di Gunungkidul, Tak Ada Lagi Pasir Putih

Travel Update
Panduan Bersepeda di Shimanami Kaido, Jepang yang Banyak Digemari Turis Indonesia

Panduan Bersepeda di Shimanami Kaido, Jepang yang Banyak Digemari Turis Indonesia

Jalan Jalan
15 Daftar Negara Paling Bahaya untuk Penerbangan di Dunia

15 Daftar Negara Paling Bahaya untuk Penerbangan di Dunia

Travel Tips
5 Tips Berkunjung ke Solo Safari, Bawa Kamera atau Lensa Zoom

5 Tips Berkunjung ke Solo Safari, Bawa Kamera atau Lensa Zoom

Travel Tips
Cara Naik Kereta Panoramic Keberangkatan Bandung dan Surabaya Gubeng

Cara Naik Kereta Panoramic Keberangkatan Bandung dan Surabaya Gubeng

Travel Update
Jalan ke Kafe Viral di Bromo Rawan Kecelakaan, Polisi: Jangan Pakai Matik

Jalan ke Kafe Viral di Bromo Rawan Kecelakaan, Polisi: Jangan Pakai Matik

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+