Penduduk Negara Berkembang Makin Gencar Liburan ke Luar Negeri

Kompas.com - 16/02/2017, 08:03 WIB
Wisatawan nusantara sedang menikmati pesona Karma Beach Bali yang terletak di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (6/3/2016) siang. Wahyu Adityo Prodjo / KOMPAS.comWisatawan nusantara sedang menikmati pesona Karma Beach Bali yang terletak di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (6/3/2016) siang.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

KOMPAS.com - Penduduk negara-negara berkembang di Asia Pasifik (China, India, Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina, Vietnam, Bangladesh, Myanmar, dan Sri Lanka) diprediksi akan menghasilkan perjalanan outbound lebih banyak dibanding negara-negara maju di kawasan yang sama (Jepang, Korsel, Taiwan, Hongkong, Singapura, Australia, dan Selandia Baru). 

Jumlahnya tak tanggung-tanggung, mencapai satu setengah kali lipat. Angka ini juga diprediksikan akan tumbuh dua kali lebih cepat dalam kurun waktu lima thaun ke depan. 

BACA: Biaya Perjalanan Jadi Kendala Wisnus Jelajahi Indonesia

Pemaparan tersebut berdasarkan laporan Mastercard bertajuk "Future of Outbound Travel in Asia Pasific 2016 to 2021". Data tersebut tidak mengejutkan, sebab China diprediksikan sebagai negara dengan turis outbound terbesar pada tahun 2021 dengan 103,4 juta kunjungan. Ini berarti 40 persen dari total wisata outbound di Asia Pasifik.

"Pertumbuhan kelas menengah mendorong pertumbuhan wisata outbound di Asia Pasifik, bersamaan dengan tren lain seperti munculnya wisatawan milenial Asia dan wisatawan senior di sisi lainnya, serta perkembangan teknologi dan infrastruktur," tutur Senior Vice President Mastercard Advisors Asia Pacific, Eric Schneider dalam rilis Mastercard kepada KompasTravel, Rabu (15/2/2017).

Berikut proyeksi jumlah kunjungan wisata outbound internasional dari 10 besar negara di Asia Pasifik pada tahun 2021:

1. China - 103,4 juta

2. Korea Selatan - 25,6 juta

3. India - 21,5 juta

4. Jepang - 19,4 juta

5. Taiwan - 16,3 juta

6. Malaysia - 14,2 juta

7. Australia - 11,8 juta

8. Singapura - 11,7 juta

9. Indonesia - 10,6 juta

10. Thailand - 9,1 juta.

Myanmar diproyeksikan akan menjadi negara wisata outbound yang mengalami pertumbuhan tercepat yakni sebesar 10,6 persen per tahun dalam jangka waktu lima tahun mendatang. Diikuti dengan Vietnam (9,5 persen), Indonesia (8,6 persen), China (8,5 persen), dan India (8,2 persen).

Berikut proyeksi 10 besar negara dengan pertumbuhan wisata outbound tercepat di Asia Pasifik: 

1. Myanmar - 10,6 persen

2. Vietnam - 9,5 persen

3. Indonesia - 8,6 persen

4. China - 8,5 persen

5. India - 8,2 persen

6. Sri Lanka - 6,1 persen

7. Thailand - 4,8 persen

8. Filipina - 4,4 persen

9. Korea Selatan - 3,8 persen

10. Australia/Singapura/Malaysia - 3,5 persen.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X