Kompas.com - Diperbarui 26/06/2022, 20:39 WIB

Ia mengatakan, saat ini arca yang asli masih ada dan ditempatkan di Museum Nasional sebagai benda bersejarah. Selain itu, ditemukan juga lingga yoni di sekitaran goa.

Jika tertarik menelusuri goa ini, kamu tak perlu peralatan khusus. Jalan di dalamnya mayoritas datar dengan sesekali dibasahi aliran air. Baru berjalan beberapa meter, kamu akan menemukan kolam dengan air yang jernih saat tak hujan.

Baca juga: Pandanrejo, Desa Wisata di Purworejo untuk Lihat 5 Gunung di Pulau Jawa

Dengan panjang total 750 meter, jalur wisata goa ini merupakan jalur buntu. Di samping itu terdapat beberapa cabang jalan lain yang ditutup karena berupa goa vertikal, jurang, dan ada juga yang berlumpur.

Sekitar 20 meter masuk ke dalam goa, kamu akan menemukan jalur sempit. Lorongnya hanya setinggi 80 sentimeter dan cukup untuk satu orang saja.

Kondisi ini membuat wisatawan harus merunduk sepanjang dan berjalan sepanjang dua-tiga meter. Namun setelah melewati itu, kamu akan melihat keindahan Goa Seplawan.

Di dalam goa yang tersusun dari batuan kapur tersebut terdapat relief menyerupai sirip ikan hiu. Kelik menyatakan, hal tersebut memang belum terpecahkan oleh para arkeolog hingga saat ini.

Baca juga: Mengenang Ani Yudhoyono, Ini Wisata di Kampung Halaman Purworejo

Di jarak 500 meter terdapat jalan bercabang. Jalur kanan ialah jalur ditemukannya arca, yang juga kini menjadi jalur wisata. Namun, jika belok ke kiri wisatawan akan berujung di bibir jurang.

Di sisi Goa Menoreh terdapat gardu pandang berupa joglo yang menyuguhkan pemandangan Pegunungan Menoreh, Kota Magelang, Jogja, dan lima gunung sekaligus saat cerah, Rabu (15/2/2017).KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Di sisi Goa Menoreh terdapat gardu pandang berupa joglo yang menyuguhkan pemandangan Pegunungan Menoreh, Kota Magelang, Jogja, dan lima gunung sekaligus saat cerah, Rabu (15/2/2017).

Banyaknya persimpangan tersebut, menurut Kelik, memang memberikan makna tersendiri yang dipercayai masyarakat sebagai nasihat.

“Persimpangan-persimpangan itu melambangkan hidup, yang merupakan sebuah pilihan, mau ke nirwana atau ke jurang,” terangnya. 

Baca juga: 8 Makanan Khas Purworejo, Tempat Keraton Agung Sejagat yang Viral

Selain wisata tersebut, Goa Seplawan juga menawarkan keindahan lanskap pegunungan dari bukit yang ada disebelahnya. 

Terdapat gardu pandang berupa joglo yang menyuguhkan pemandangan Pegunungan Menoreh, Kota Magelang, dan Yogyakarta.

Saat cerah, kamu bisa melihat lima gunung sekaligus yakni Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Slamet, Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Goa ini dibuka mulai pukul 08.00 hingga 16.30 WIB. Harga tiket masuk Goa Seplawan Rp 5.000 per orang, namun harga bisa berubah sewaktu-waktu sehingga penting untuk mencari informasi terbarunya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.