Liburan Raja Arab Saudi ke Bali Bakal Berimbas untuk Pariwisata

Kompas.com - 24/02/2017, 18:16 WIB
Penari beristirahat usai mennggelar pentas di Plaza Wisnu di Kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bukit Ungasan, Bali, Kamis (22/8/2013). Nantinya di tempat tersebut akan dibangun monumen GWK yang memiliki ketinggian 126 meter dengan lebar 64 meter. KOMPAS/WAWAN H PRABOWOPenari beristirahat usai mennggelar pentas di Plaza Wisnu di Kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bukit Ungasan, Bali, Kamis (22/8/2013). Nantinya di tempat tersebut akan dibangun monumen GWK yang memiliki ketinggian 126 meter dengan lebar 64 meter.
EditorI Made Asdhiana

Dalam setahun, lanjut Arief, jumlah outbound travellers dari Timur Tengah lebih dari 100 juta orang.

Oleh karena itu liburan Raja Salman bersama rombongan yang mencapai 1.500 orang termasuk para pangeran Kerajaan Arab Saudi juga bisa menjadi ajang promosi bagi pariwisata Bali dan daerah lain.

“Mereka berpotensi untuk datang kembali ke Bali and beyond. Destinasi wisata halal seperti Lombok, Aceh dan Sumbar bisa berpromosi di Bali,” katanya.

(BACA: 20 Destinasi Bulan Madu Idaman, Bali Salah Satunya)

Menpar memerinci, wisman asal Arab selama ini dikenal paling royal dalam membelanjakan uang saat berwisata. Mereka memang suka berbelanja dan menginap di hotel berbintang.

Dalam data Kemenpar, rata-rata setiap wisatawan Arab membelanjakan uangnya hingga 1.800 dollar AS. “Rata-rata dunia, UNWTO (Organisasi PBB untuk Pariwisata) itu hanya 1.200 dollar AS,” katanya.

Selain itu, wisatawan Arab Saudi juga dikenal punya periode tinggal saat berwisata paling lama. “Biasanya di musim haji, musim panas, mereka berlibur dengan keluarga besar seperti Raja Salman ini,” tuturnya. (*)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X