Perwakilan Rombongan Raja Salman Akan Kunjungi Mandalika di NTB

Kompas.com - 25/02/2017, 14:04 WIB
Pantai Tanjung Aan, kawasan wisata Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, memiliki area cukup lebar dan memanjang. Air lautnya jernih, berpasir putih yang cocok untuk berjemur, mandi, atau sekadar jalan-jalan. Gambar diambil pada Kamis (21/1/2016). KOMPAS/KHAERUL ANWARPantai Tanjung Aan, kawasan wisata Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, memiliki area cukup lebar dan memanjang. Air lautnya jernih, berpasir putih yang cocok untuk berjemur, mandi, atau sekadar jalan-jalan. Gambar diambil pada Kamis (21/1/2016).
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Delegasi rombongan Raja Arab Saudi disebut akan mengunjungi Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kunjungan tersebut dilakukan di sela-sela lawatan Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz ke Indonesia awal Maret 2017.

"Kabar dari Kementerian Luar Negeri, permintaan ada penjadwalan untuk meninjau Lombok sebagai wisata halal telah disetujui pihak kerajaan Arab Saudi," ungkap Ketua Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas, Hiramsyah S Thaib, yang didampingi PIC Mandalika, T Rahmadi, Jumat (24/2/2017) seperti dikutip dari siaran pers yang diterima KompasTravel.

(Baca: Sambut Raja Salman, Bandara Ngurah Rai Akan Ditutup 45 Menit)

Hiramsyah mengatakan bahwa beberapa perwakilan dari rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud akan menyambangi Lombok dengan agenda meninjau kawasan wisata Mandalika dan peluang-peluang investasi pariwisata.

Menurutnya, kedatangan Raja Salman ke Bali ini harus jadi pendorong bagi Lombok supaya jadi destinasi yang sama dengan Bali, baik dari sisi infrastruktur maupun keamanan.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, H Lalu Muhammad Faozal menjelaskan bahwa pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Lombok Tengah, NTB tengah dikebut.

Pemerintah telah memberikan kepastian sekaligus memberikan daya tarik bagi penanam modal melalui penetapan PP Nomor 96 Tahun 2015 tentang Fasilitas dan Kemudahan di KEK dan Perpres Nomor 3 Tahun 2015 tentang Proyek Strategis Nasional.

(Baca: Wapres Berharap Kunjungan Raja Salman Tingkatkan Kerja Sama Sektor Nonmigas)

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud membawa rombongan besar saat berkunjung ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017 mendatang. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan, rombongannya yang ikut serta mencapai 1.500 orang, termasuk 10 menteri dan 25 pangeran.

Kedatangan Raja Salman ke Indonesia terkait pertemuan kedua negara untuk membahas sejumlah topik. Raja Salman dan rombongan dikabarkan akan berlibur ke Bali dari 4 hingga 9 Maret 2017. Namun, status rombongan di Bali bukan lagi tamu negara, melainkan wisatawan biasa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Travel Update
Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Travel Tips
Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Travel Update
Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Travel Update
Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Travel Update
Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Travel Update
Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Travel Tips
Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Travel Update
Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Travel Tips
Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Travel Update
Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Travel Update
Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Travel Update
Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Travel Update
Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X