Sensasi Berkuda di Alam, Senangnya Menyusuri Sungai nan Jernih

Kompas.com - 27/02/2017, 14:17 WIB
Seorang ibu saat mengenakan helm kepada putrinya sebelum menunggang kuda untuk menyusuri sungai di Sleman, DI Yogyakarta. KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMASeorang ibu saat mengenakan helm kepada putrinya sebelum menunggang kuda untuk menyusuri sungai di Sleman, DI Yogyakarta.
|
EditorI Made Asdhiana

Bagi pemula yang belum mahir menunggang kuda, akan dipandu sepanjang perjalanan. Selama menunggang kuda, pengunjung diharuskan mengenakan helm demi keamanan.

"Kita akan pegangi dan pandu sepanjang perjalanan (untuk pemula dan anak-anak). Untuk keselamatan mengenakan helm, kita juga sudah siapkan topi gaya koboi kalau nanti untuk foto-foto," katanya.

Biaya paket wisata berkuda di alam bervariasi mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 250.000. Paket itu menyesuaikan dengan rute yang dipilih oleh wisatawan. Total ada enam paket yang disuguhkan bagi wisatawan.

Selain berkuda, Agung juga memberikan bonus menikmati aliran sungai yang jernih dengan menggunakan ban (tubing). Disediakan pula untuk wisatawan yang hendak bermain tubing perlengkapan berupa pelampung dan ban.

"Bonusnya bermain tubing. Kalau mau mandi setelah berkuda atau main tubing, kita ada kamar mandi," tuturnya

Sejak dibuka Desember 2016, respon wisatawan sangat baik. Wisatawan yang datang pun tidak hanya dari DIY, tetapi juga dari luar Pulau Jawa.

Diakuinya pada hari libur atau Sabtu, Minggu pengunjung yang datang lumayan ramai. Mereka biasanya datang sekeluarga beserta anak-anak.

"Dari luar kota juga banyak, kemarin ada wisatawan dari Jakarta, lalu Kalimantan Barat. Kalau bisa pesan dulu. Soalnya kita juga melihat cuaca, kalau tidak mendukung kita infokan ke pemesan," tegasnya.

Ide awal konsep wisata berkuda di alam ini berawal saat dirinya berkunjung ke sebuah peternakan kuda di Salatiga, Jawa Tengah.

KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMA Dua anak menikmati menunggang kuda menyusuri sungai di Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (26/2/2017).
Saat itu sang pemilik peternakan yang merupakan perempuan asal Jerman, mengantar sendiri pengunjung yang menaiki kuda melewati desa-desa dan perkebunan.

"Bule perempuan itu memegang tali dan berjalan mengantar tamu. Saya kepikiran wong bule saja mau kenapa kita gak, lalu ya bikin konsep yang berbeda di sini," jelasnya.

Wisata berkuda di alam ini, lanjut Agung, harapanya bisa membantu pariwisata di Kabupaten Sleman khususnya untuk desa wisata.

Selain itu juga mampu menggeliatkan perekonomian masyarakat di Simping, Janturan,Tirtonadi, Mlati, Sleman. "Kita masih akan terus kembangkan untuk wisata berkuda di alam ini," pungkasnya. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendes PDTT: Hampir Seribuan Desa Wisata Ikut Pelatihan Virtual Tour

Kemendes PDTT: Hampir Seribuan Desa Wisata Ikut Pelatihan Virtual Tour

Travel Update
7 Wisata Alam Sekitar Jakarta untuk Lari Sejenak dari Rutinitas

7 Wisata Alam Sekitar Jakarta untuk Lari Sejenak dari Rutinitas

Jalan Jalan
Harga Tiket dan Jadwal KA Kertanegara Jurusan Purwokerto-Malang PP

Harga Tiket dan Jadwal KA Kertanegara Jurusan Purwokerto-Malang PP

Travel Update
Menuju Flora Wisata San Terra Malang, Ini 3 Alternatif Transportasinya

Menuju Flora Wisata San Terra Malang, Ini 3 Alternatif Transportasinya

Travel Tips
Itinerary 2 Hari 1 Malam Wisata Pantai di Gunungkidul

Itinerary 2 Hari 1 Malam Wisata Pantai di Gunungkidul

Itinerary
Catat, Berikut Ini Perubahan Jadwal Libur Maret 2021

Catat, Berikut Ini Perubahan Jadwal Libur Maret 2021

Travel Update
Rute Menuju Embung Sikembang Pagergunung, Magelang yang Dikelilingi Perbukitan

Rute Menuju Embung Sikembang Pagergunung, Magelang yang Dikelilingi Perbukitan

Travel Tips
Wajibkan Pelancong dari Luar Negeri Tes Usap Anal untuk Deteksi Covid-19, China Diprotes

Wajibkan Pelancong dari Luar Negeri Tes Usap Anal untuk Deteksi Covid-19, China Diprotes

Travel Update
Itinerary Seharian Wisata di Bantul, Bisa Sandboarding

Itinerary Seharian Wisata di Bantul, Bisa Sandboarding

Itinerary
Itinerary Seharian Wisata Selfie di Jogja, Ada HeHa Ocean View

Itinerary Seharian Wisata Selfie di Jogja, Ada HeHa Ocean View

Itinerary
Kepulauan di Portugal Izinkan Turis yang Sudah Vaksin Covid-19 Berkunjung

Kepulauan di Portugal Izinkan Turis yang Sudah Vaksin Covid-19 Berkunjung

Travel Update
8 Tempat Makan di Jogja Ini Punya Pemandangan Indah

8 Tempat Makan di Jogja Ini Punya Pemandangan Indah

Jalan Jalan
#MelihatHarapan Bike Trenggalek 2021: Gowes Sehat Sambil Berbagi Kebaikan

#MelihatHarapan Bike Trenggalek 2021: Gowes Sehat Sambil Berbagi Kebaikan

Travel Update
Rencana Thailand Terima Turis yang Sudah Divaksin Covid-19

Rencana Thailand Terima Turis yang Sudah Divaksin Covid-19

Travel Update
Sambil Gowes, Kompas.com Salurkan Donasi Internet dan Buku di Trenggalek

Sambil Gowes, Kompas.com Salurkan Donasi Internet dan Buku di Trenggalek

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X