Makan ala Raja Salman di Rumah Bekas Soekarno

Kompas.com - 05/03/2017, 11:20 WIB
Nasi mandhi dengan lauk daging kambing muda oven. Kompas.com/Silvita AgmasariNasi mandhi dengan lauk daging kambing muda oven.
|
EditorI Made Asdhiana

"Kalau ini nasi mandhi, sebenarnya ada empat jenis nasi di Timur Tengah yang terkenal ada mandhi, kabsah, kabli, dan briyani. Kalau saya lihat di foto, yang disajikan ke Raja Salman itu sepertinya mandhi karena warnanya cenderung kuning," kata Khilda.

Keempat nasi tersebut menggunakan nasi basmati, bedanya nasi mandhi menggunakan kaldu kambing, sehingga rasanya sangat gurih. Umumnya nasi mandhi juga disampingi lauk yakni daging kambing muda yang dioven.

Di Al Jazeerah, daging kambing muda yang dioven patut diacungi jempol. Saya yang sebenarnya anti terhadap daging kambing, karena memiliki bau khas justru suka dengan hidangan kambing oven tersebut.

Kata sang koki Mohammad Muslim yang keturunan Saudi-India, kuncinya adalah penggunaan daging kambing ukuran lima sampai tujuh kilogram. "Bumbunya biasa pakai rempah-rempah saja, kemudian dioven sejam sampai empuk," kata Muslim.

Terakhir sebagai penutup ada teh arab, tak ada yang istimewa dengan rasanya sebab mirip dengan teh Indonesia, yang berbeda adalah tampilannya. Teh arab disajikan dengan teko khas Timur Tengah yang cantik dengan cawan kecil.

"Semua bahan makanan kami di Al Jazeerah diimpor dari Timur Tengah. Bahkan kokinya juga diimpor, ada yang dari Saudi, India, Maroko, Yaman, Mesir, dan Suriah," kata Khilda.

Restoran Al Jazeerah yang bertempat di Rumah Polonia ini adalah cabang dari restoran Al Jazeerah yang ada di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat.

"Kami hanya ada dua restoran, di luar itu Al Jazeerah yang tak sama dengan kami," kata Khilda yang mengatakan mulai banyak restoran Timur Tengah dengan nama Al Jazeerah bermunculan.

Kompas.com/Silvita Agmasari Rumah Polonia, bekas rumah Soekarno yang difubgsikan menjadi restoran Aljazeerah.
Terdapat 11 ruang makan di Restoran Al Jazeerah Cipinang Cempedak dengan satu aula yang dapat memuat 600 tamu. Terdapat pula mushala untuk menunaikan ibadah di restoran ini.

Harga makanan di Restoran Al Jazeerah mulai Rp 9.000 sampai Rp 200.000++. Untuk menu, 75 persen hidangan di restoran Al Jazeerah ada hidangan Timur Tengah, sedangkan 25 persen lagi adalah hidangan khas Indonesia.

Restoran Al Jazeerah di Cipinang Cempedak ini buka pukul 09.00-00.00, sedangkan yang di Jalan Raden Saleh buka hingga pukul 02.00 pagi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X