Kompas.com - 18/03/2017, 12:03 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Club Med berencana membuka resort terbaru di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat tahun 2019.

Hal tersebut diumumkan oleh Director Club Med Indonesia, Thailand, India & Emerging Countries, Bruno Courbet saat ditemui di acara Club Med Gathering, Plaza Senayan, Jakarta (16/3/2017).

"Lombok adalah destinasi yang luar biasa. Dikenal oleh orang-orang seluruh dunia. Kami percaya Lombok adalah Bali selanjutnya," kata Bruno.

(BACA: Arab Saudi Lirik Investasi Pariwisata di Mandalika, Lombok)

Dipilihnya Lombok, menurut Bruno, juga setelah melalui beberapa kriteria, di antaranya adalah lokasi yang indah, pulau yang cukup besar untuk aktivitas para tamu Club Med, dan akses bandara internasional atau domestik yang dekat.

Dilansir dari situs resmi Club Med, pembangunan resort baru Club Med di Lombok akan bekerja sama dengan Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC).

Meski belum disebutkan lokasi rinci pembangunan Club Med Lombok, namun ITDC diketahui sedang gencar membangun kawasan Mandalika Lombok. ITDC sebelumnya juga sukses membangun kawasan Nusa Dua di Bali.

(BACA: Catat! 10 Hal yang Harus Diketahui Liburan di Bali Saat Nyepi)

Namun demikian disebutkan jika Club Med Lombok akan berdiri di atas tanah 15 hektar, dengan 650 meter perairan, dan memiliki waktu tempuh 30 menit dari Bandara Internasional Lombok.

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO Panorama Pantai Kuta, kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/6/2016). Kawasan pesisir Mandalika berpotensi menjadi salah satu kawasan ekonomi khusus pariwisata yang dikembangkan untuk tujuan wisata unggulan Indonesia. Meski demikian, tantangan pembangunan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat lokal serta penataan kelestarian lingkungan dari dampak pembangunan perlu diperhatikan.
Club Med Lombok juga mengusung konsep desain eco chic. Akan dibangun 350 kamar, lima Trident Luxury Space untuk tamu suite, restoran dan bar, club anak-anak, fasilitas MICE, dan 50 aktivitas di resort termasuk diving, snokeling, dan menjelajah Lombok.

"Club Med Lombok akan melayani tamu dari seluruh dunia. Kami percaya hari pertama pembukaan (Club Med Lombok) pasti okupansinya akan penuh," ungkap Bruno.

Club Med adalah perusahaan pariwisata asal Perancis yang menjadi salah satu pelopor dari resort inklusif. Dimulai tahun 1950, saat ini Club Med memiliki 80 resort yang tersebar di seluruh dunia.

Di Indonesia, Club Med pertama kali berdiri di Pulau Bali pada tahun 1988 yang kemudian berekspansi ke Bintan, Kepulauan Riau pada tahun 1997. Dalam satu tahun Club Med Bali dan Bintan disebutkan menerima sekitar 80.000 tamu yang berasal dari 30 negara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Bersepeda Flores, Nikmati Eksotisnya Alam Pulau Flores NTT

Wisata Bersepeda Flores, Nikmati Eksotisnya Alam Pulau Flores NTT

Jalan Jalan
9 Fasilitas Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi, Sanggar Tari hingga Galeri Seni

9 Fasilitas Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi, Sanggar Tari hingga Galeri Seni

Jalan Jalan
Campervan, Tren Liburan Anyar yang Makin Diminati Pencinta Road Trip

Campervan, Tren Liburan Anyar yang Makin Diminati Pencinta Road Trip

Jalan Jalan
Itinerary Wisata 2 Hari di Banyuwangi, Kawah Ijen sampai Pulau Tabuhan

Itinerary Wisata 2 Hari di Banyuwangi, Kawah Ijen sampai Pulau Tabuhan

Itinerary
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Lumajang, Cuma Bisa Naik Kendaraan Pribadi

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Lumajang, Cuma Bisa Naik Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Penumpang Wajib Pakai Masker di Stasiun dan Saat Naik Kereta Api

Penumpang Wajib Pakai Masker di Stasiun dan Saat Naik Kereta Api

Travel Update
Terminal 2 Bandara Changi Singapura Dibuka Lagi Mulai 29 Mei

Terminal 2 Bandara Changi Singapura Dibuka Lagi Mulai 29 Mei

Travel Update
Wisatawan di Ancol Tetap Diimbau untuk Pakai Masker

Wisatawan di Ancol Tetap Diimbau untuk Pakai Masker

Travel Update
Simak, Ini Daftar 21 KaTa Kreatif 2022 Pilihan Kemenparekraf Beserta Keunggulannya

Simak, Ini Daftar 21 KaTa Kreatif 2022 Pilihan Kemenparekraf Beserta Keunggulannya

Jalan Jalan
Menjelajahi Museum di Tengah Kebun, Lihat Koleksi Kuno Ratusan Tahun

Menjelajahi Museum di Tengah Kebun, Lihat Koleksi Kuno Ratusan Tahun

Jalan Jalan
Angkasa Pura I Layani 3,4 Juta Penumpang pada April 2022

Angkasa Pura I Layani 3,4 Juta Penumpang pada April 2022

Travel Update
Mengenal Tradisi Grebeg, Peringatan Hari Besar Islam di Yogyakarta

Mengenal Tradisi Grebeg, Peringatan Hari Besar Islam di Yogyakarta

Jalan Jalan
Harga Tiket Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Harga Tiket Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Travel Tips
Panduan ke Rengganis Suspension Bridge, Harga Tiket dan Jam Buka

Panduan ke Rengganis Suspension Bridge, Harga Tiket dan Jam Buka

Jalan Jalan
Tempat Wisata Selorejo di Malang Tutupi Kerugian akibat Covid-19

Tempat Wisata Selorejo di Malang Tutupi Kerugian akibat Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.