Kompas.com - 21/03/2017, 10:03 WIB
Pemandangan Danau Toba yang terlihat dari obyek wisata reliji Bukit Doa Tapanuli Bersinar (Taber) di Huta Ginjang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Foto diambil Jumat (9/9/2016). Nursita SariPemandangan Danau Toba yang terlihat dari obyek wisata reliji Bukit Doa Tapanuli Bersinar (Taber) di Huta Ginjang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Foto diambil Jumat (9/9/2016).
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengemas 15 acara wisata budaya dan olahraga sepanjang tahun 2017. Acara tersebut masuk ke dalam Kalender Pariwisata Danau Toba 2017.

Peluncuran kalender pariwisata ini sebagai upaya mempromosikan destinasi pariwisata Danau Toba yang ditetapkan pemerintah sebagai satu dari 10 destinasi prioritas. Menpar Arief Yahya menyambut baik ditetapkannya Calendar of Event (CoE) Pariwisata Danau Toba 2017 dengan jadwal dan tempat yang sudah ditetapkan.

"Kepastian jadwal dan tempat kegiatan ini penting, jangan sampai berubah tanggal ataupun bulan karena akan menjadi timeline-nya para travelers. Kemenpar juga akan mudah untuk mempromosikan, begitu pula perusahaan biro perjalanan akan berani membuat paket wisata untuk dijual kepada wisatawan,” kata Arief dalam siaran pers yang diterima KompasTravel, Senin (20/3/2017).

BACA: Muara Kayak Marathon 2017 Akan Digelar di Danau Toba

Arief menjelaskan bahwa di era digital terjadi perubahan mendasar bagi wisatawan, terutama wisatawan muda, dalam melakukan perjalanan yang mengandalkan digital. Hal itu dimulai dari mencapai informasi (searching) destinasi yang akan dikunjungi; kemudian menetapkan pilihan atau melakukan booking; hingga membayar (payment) paket wisata dilakukan via online.

“Ketika searching tidak mendapatkan jadwal yang pasti, jangan harap para travelers akan mau datang. Para travelers itu membuat planning untuk berwisata jauh hari sebelumnya. Masing-masing negara pun punya kebiasaan season yang berbeda-beda. Mereka akan searching, booking, sampai payment via online. Anda bisa bayangkan, kalau berubah tanggal, mereka akan sangat kerepotan," papar Arief.

Wakil Gubernur Sumut, Nurhajizah Marpaung, mengatakan bahwa seluruh stakeholder pariwisata di Sumut siap menyukseskan Danau Toba sebagai destinasi kelas dunia yang akan mendatangkan jutaan wisman dan wisnus sehingga memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.

“Kegiatan pariwisata Danau Toba ditargetkan pada 2019 akan memberikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar Rp 16 triliun serta menciptakan sebanyak 300 ribu lapangan kerja baru. Ini akan meningkat kesejahteraan masyarakat Sumut,” kata Nurhajizah.

BACA: Pembuatan Taman Bunga di Dekat Danau Toba Sudah Sampai Mana?

 

Nurhajizah mengatakan bahwa Calender of Event Pariwisata Danau Toba 2017 merupakan bagian upaya promosi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Danau Toba yang memiliki kunggulan dalam daya tarik budaya (culture), keindahan (nature) dan daya tarik buatan (man made).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.