Rumah Makan Bu Uju, Boleh Tambah Sambel Gledek Sepuasnya

Kompas.com - 24/03/2017, 05:07 WIB
Bebek kremes sambel gledek Bu Uju. Kompas.com/Lulu Cinantya MahendraBebek kremes sambel gledek Bu Uju.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi pecinta kuliner pedas, rumah makan Bebek Kremes Sambal Gledek Bu Uju ini tampaknya surga. Bagaimana tidak, sambal di rumah makan ini boleh ditambah sepuasnya! Tak hanya itu, sambal yang disediakan juga ada dua jenis, sambal gledek yang pedas dan sambal tomat terasi dengan cita rasa manis.

"Iya di sini sambalnya memang boleh tambah terus," kata Juwati alias Bu Uju ditemui di rumah makan Bebek Kremes Sambal Gledek Bu Uju, Palmerah, Jakarta, Rabu (27/2/2016).

Juwati bercerita awalnya ia merintis rumah makan dari berjualan di tenda kaki lima pada tahun 2009, tepatnya di depan Rumah Sakit Pelni di Jalan KS Tubun. Hingga akhirnya sekarang ia memiliki dua cabang tambahan dengan tempat yang lebih permanen di Jl. KS Tubun Nomor 111 dan DI Jalan Rawa Buntu Nomor 21, BSD Tangerang.

"Kalau sehari bisa pakai 400 ayam dan bebek. Untuk cabai kita pakai 30 kilogram buat sambal gledek, dan 40 kilogram sambal tomat," kata Juwati.

Sambal tomat yang memiliki cita rasa manis, gurih, dan tak begitu pedas menurut Juwati lebih cepat habis. Daripada sambal gledek yang rasanya pedas, gurih, dan mengandung minyak yang cukup banyak.

Kompas.com/Lulu Cinantya Mahendra Sambal gledek yang boleh tambah sepuasnya di rumah makan Bu Uju.

Untuk hidangan, sesuai nama rumah makan Bebek Kremes Sambal Gledek Bu Uju mengedepankan sajian bebek dan ayam goreng kremes. Kremes atau gorengan garing di rumah makan ini memang rekomendasi. Sebab kremesnya menyelimuti satu potong bebek dan memiliki tekstur yang sangat garing.

Daging bebeknya sendiri tak digoreng hingga kering. Sehingga masih ada tekstur daging bebek yang berserat dan gurih. Paling utama sama sekali tak ada bau bebek, tanda pengolahan daging bebek yang tepat. Kata Bu Uju, bebek kampung adalah kunci daging bebek bebas bau.

Untuk harga saat KompasTravel berkunjung, sepotong bebek kremes dihargai Rp 27.000, sedangka sepotong ayam kremes dihargai Rp 17.000. Nasi putih dihargai 5.000. Lengkap dengan lalapan dan sambal yang boleh terus ditambah.

Namun lonjakan harga cabai diakui Juwati membuatnya jadi agak keberatan untuk menjalani bisnisnya.

"Tadi barusan saya dari pasar. Harga cabainya masih Rp 120.000, waktu itu pernah Rp 140.000," kata Juwati. Jika harga cabai masih terus mahal, Juwati mengatakan dirinya berencana menaikan harga makanan di rumah makannya sebesar Rp 2.000

Jam operasional rumah makan Bebek Kremes Sambal Gledek Bu Uju dari pukul 09.00 sampai pukul 23.00. Namun makan di tempat dibatasi sampai pukul 22.00. Lebih dari itu hanya boleh dibungkus.

Kompas Video Mamam Yuk!: Sambal si Penggugah Selera

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasional Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta Dibatasi Mulai 1 April 2020

Operasional Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta Dibatasi Mulai 1 April 2020

Jalan Jalan
Efek Wabah Corona, Jepang Akan Bagikan Wagyu Gratis bagi Warganya

Efek Wabah Corona, Jepang Akan Bagikan Wagyu Gratis bagi Warganya

Makan Makan
Mengenal Wedang Ronde, Minuman Tradisional dari China

Mengenal Wedang Ronde, Minuman Tradisional dari China

Makan Makan
Cara Membuat Wedang Ronde di Rumah, Bulatan Kenyal Disiram Kuah Jahe

Cara Membuat Wedang Ronde di Rumah, Bulatan Kenyal Disiram Kuah Jahe

Makan Makan
Tunda Liburan ke Jepang, Ada Pembatasan Visa Kunjungan Termasuk untuk WNI

Tunda Liburan ke Jepang, Ada Pembatasan Visa Kunjungan Termasuk untuk WNI

Jalan Jalan
Serupa tapi Tak Sama, Beda Wedang Uwuh dengan Wedang Secang

Serupa tapi Tak Sama, Beda Wedang Uwuh dengan Wedang Secang

Makan Makan
Resep Membuat Wedang Secang, Minuman Herbal dari Serutan Kayu

Resep Membuat Wedang Secang, Minuman Herbal dari Serutan Kayu

Makan Makan
Bikin Terharu, Siswa Singapura Berterima Kasih Lewat Tarian pada Penerbangan Terakhir Singapore Airlines dari Selandia Baru

Bikin Terharu, Siswa Singapura Berterima Kasih Lewat Tarian pada Penerbangan Terakhir Singapore Airlines dari Selandia Baru

Whats Hot
Gandeng Accor Hotels, Kemenparekraf Siapkan Akomodasi untuk 1.100 Tenaga Medis Covid-19

Gandeng Accor Hotels, Kemenparekraf Siapkan Akomodasi untuk 1.100 Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
Lawless Burgerbar Berbagi Burger untuk Tenaga Medis Covid-19 di Jakarta

Lawless Burgerbar Berbagi Burger untuk Tenaga Medis Covid-19 di Jakarta

Makan Makan
Kemenparekraf Kerja Sama dengan Jaringan Hotel dan Transportasi untuk Fasilitasi Tenaga Medis Covid-19

Kemenparekraf Kerja Sama dengan Jaringan Hotel dan Transportasi untuk Fasilitasi Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
Restoran Little Hongkong di Bali Berbagi Makanan untuk Tenaga Medis Covid-19

Restoran Little Hongkong di Bali Berbagi Makanan untuk Tenaga Medis Covid-19

Makan Makan
Update Wabah Virus Corona, Gantian China Larang Kedatangan Turis Asing

Update Wabah Virus Corona, Gantian China Larang Kedatangan Turis Asing

Whats Hot
AirAsia Indonesia Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan Mulai 1 April 2020

AirAsia Indonesia Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan Mulai 1 April 2020

Whats Hot
Homestay di Purwokerto Sediakan Tempat Istirahat untuk Tenaga Medis Covid-19

Homestay di Purwokerto Sediakan Tempat Istirahat untuk Tenaga Medis Covid-19

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X