Giant Anteater, Trenggiling Raksasa Koleksi Baru Batu Secret Zoo

Kompas.com - 03/04/2017, 15:12 WIB
Giant anteater, satwa mamalia asal Amerika Selatan dan Amerika Tengah yang menjadi koleksi baru Batu Secret Zoo, Minggu (2/4/2017). KOMPAS.com/ANDI HARTIKGiant anteater, satwa mamalia asal Amerika Selatan dan Amerika Tengah yang menjadi koleksi baru Batu Secret Zoo, Minggu (2/4/2017).
|
EditorI Made Asdhiana

MALANG, KOMPAS.com - Batu Secret Zoo, Kota Batu, Jawa Timur kembali menambah koleksi satwanya.

Kali ini, kebun binatang yang ada di bawah manajemen Jatim Park Group itu mendatangkan giant anteater, satwa jenis mamalia yang hidup di Amerika Selatan dan Amerika Tengah.

Satwa yang dikenal dengan sebutan trenggiling raksasa itu diberi nama carlitto, jenis kelamin jantan. Usianya lima tahun dengan berat 40 kilogram, panjang 1,8 meter dan tinggi sekitar 40 sentimeter.

Dokter Hewan Batu Secret Zoo, Prista Dwi Restanti mengatakan, satwa yang statusnya terancam punah itu didatangkan dari Singapore Zoo pada Desember 2016.

"Didatangkan pada Desember karena dia belum terbiasa dengan pengunjung kita adaptasi selama tiga bulan," katanya di Malang, Minggu (2/4/2017).

(BACA: Mencoba Sensasi Ketegangan Bersama Binatang Buas di Safari Malam)

Prista optimis satwa pemakan semut itu mampu bertahan hidup, sebab suhu di Kota Batu sesuai dengan suhu di habitat awal satwa itu. "Dia hidup di suhu 21 derajat celsius. Kalau terlalu panas bisa dehidrasi juga," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Belum banyak kebun binatang yang menghadirkan giant anteater. Di Indonesia, hanya ada satu kebun binatang yakni Batu Secret Zoo.

Sementara di Asia Tenggara hanya ada tiga kebun binatang yang menghadirkan satwa mamalia itu. Di antaranya Singapore Zoo, salah satu kebun binatang di Thailand dan di Batu Secret Zoo sendiri.

Menurut Prista, giant anteater biasanya hidup sampai 15 tahun di alam yang menjadi habitatnya. Namun di kawasan konservasi, satwa itu bisa hidup lebih lama. "Bisa lebih dari 15 tahun kalau di kawasan konservasi," ungkapnya.

Marketing and Public Relation Manager Jatim Park Group, Titik S Ariyanto mengaku bangga bisa mendatangkan satwa tersebut. Sebab tidak banyak kebun binatang yang memilikinya.

"Ini merupakan binatang langka. Di Asia Tenggara hanya tiga kebun binatang yang memiliki. Ini menjadi kebanggaan kami," katanya.

Titik menambahkan, satwa itu menambah koleksi Batu Secret Zoo yang saat ini jumlahnya hampir mencapai 3.000 satwa.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.