Kompas.com - 06/04/2017, 07:08 WIB
Tokoh masyarakat dari Kampung Runus, Rajong di Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT, Selasa (21/3/2017) sedang memakai Rombeng Rajong saat acara kekeluargaan di perkampungan Mbapo, Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba. Rombeng Rajong menjadi ciri khas Masyarakat Manggarai Timur. KOMPAS.COM/MARKUS MAKURTokoh masyarakat dari Kampung Runus, Rajong di Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT, Selasa (21/3/2017) sedang memakai Rombeng Rajong saat acara kekeluargaan di perkampungan Mbapo, Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba. Rombeng Rajong menjadi ciri khas Masyarakat Manggarai Timur.
|
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Tetua adat Kampung Runus dan Rajong serta kampung sekitarnya di Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur selalu setia memakai “Rombeng Rajong”.

“Rombeng Rajong” merupakan topi khas Suku Rajong. "Rombeng" berarti topi dan "Rajong" adalah nama kampung yang unik di wilayah Utara dari Manggarai Timur.

Tetua adat dan orang dewasa di Rajong selalu memakai Rombeng Rajong untuk menghormati leluhur dari Kampung Rajong. Rombeng Rajong merupakan topi khusus yang dipakai oleh tokoh adat di rumah gendang di Kampung tersebut.

Saat acara ritual Soso Uwi di rumah gendang di Kampung Rajong, Tua adat di rumah adat di kampung itu memakai Sufi.

(BACA: Menarilah Bersama Penari Pua Kopi di Flores)

Sufi adalah topi Rajong berbentuk bulat yang tidak diberi pewarna. Sufi ini dipakai khusus oleh tetua adat di kampung itu. Orang dewasa dan anak muda dilarang memakai Sufi tersebut. Sufi dipakai oleh pemangku adat.

Ritual soso Uwi merupakan ritual syukuran tahunan setelah panen hasil ladang dan lainnya. Soso artinya bersih sedang Uwi berarti ubi hutan yang berbentuk bulat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi ritual Soso Uwi adalah ritual membersihkan ubi di batas tahun dengan ditandai syukuran demi menghormati alam semesta yang sudah memberikan berkat berlimpah bagi kelangsungan hidup masyarakat di wilayah Rajong tersebut.

Kelangsungan ritual Soso Uwi selalu dilaksanakan pada bulan September di Kampung Langgasai dan Walan setiap tahun sebagai tahun kalender para petani di Kecamatan Elar Selatan.

(BACA: 5 Tempat Wisata Pilihan di Maumere, Jantung Hati Flores)

Saat ritual itu berlangsung, tetua adat di Kampung Langgasai, Walan, Runus, dan Rajong memakai Sufi sebagai tanda tetua adat dan pemangku adat di kampung tersebut.

Orang muda, orang dewasa juga orangtua yang tidak memiliki jabatan dalam perkampungan tidak memakai Sufi melainkan memakai Rombeng Rajong dengan gambar bintang serta memiliki pewarna dalam topinya yang berbentuk segi empat atau topi lonjong.

Kornelis Sambi (60), Benediktus Besi, Heribertus Nganu dan Stanislaus Rande saat berjumpa dengan KompasTravel di Kampung Mbapo, Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba dalam sebuah acara kekeluargaan, Selasa (21/3/2017) lalu menjelaskan, topi adat khas Suku Rajong disebut Rombeng Rajong.

Selama ini orang luar sering menyebut Topi Rajong. Sesungguhnya itu keliru. Yang sebenarnya adalah Rombeng Rajong. Rombeng Rajong merupakan warisan leluhur orang Rajong.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Terbaru Naik KRL, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Syarat Terbaru Naik KRL, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Travel Update
Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Perjalanan Orang dalam Negeri, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Perjalanan Orang dalam Negeri, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Travel Update
Pendakian Gunung Prau Batal Buka karena PPKM Darurat Diperpanjang

Pendakian Gunung Prau Batal Buka karena PPKM Darurat Diperpanjang

Travel Update
Pengelola Hutan Pinus Mangunan Siapkan Inovasi untuk Sambut Wisatawan di Tengah Pandemi

Pengelola Hutan Pinus Mangunan Siapkan Inovasi untuk Sambut Wisatawan di Tengah Pandemi

Travel Update
Tempat Wisata di Gunungkidul Masih Tutup Sampai 2 Agustus 2021, Jangan Kecele

Tempat Wisata di Gunungkidul Masih Tutup Sampai 2 Agustus 2021, Jangan Kecele

Travel Update
Ini Dia Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Bansari

Ini Dia Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Bansari

Travel Update
Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Banaran yang Tetap Buka Saat PPKM Darurat Diperpanjang

Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Banaran yang Tetap Buka Saat PPKM Darurat Diperpanjang

Travel Update
Pendakian Gunung Sindoro Tetap Buka Meski PPKM Darurat Diperpanjang, Tapi...

Pendakian Gunung Sindoro Tetap Buka Meski PPKM Darurat Diperpanjang, Tapi...

Travel Update
PPKM Darurat Diperpanjang, Pendakian Gunung Bismo via Silandak Tetap Buka

PPKM Darurat Diperpanjang, Pendakian Gunung Bismo via Silandak Tetap Buka

Travel Update
Syarat Naik KA Lokal, Hanya untuk Sektor Esensial dan Kritikal

Syarat Naik KA Lokal, Hanya untuk Sektor Esensial dan Kritikal

Travel Update
Sambut HUT ke-76 RI, Produk Indonesia Dijual di Pusat Kota Paris

Sambut HUT ke-76 RI, Produk Indonesia Dijual di Pusat Kota Paris

Travel Update
Syarat Naik KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta per 26 Juli 2021

Syarat Naik KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta per 26 Juli 2021

Travel Update
5 Kegiatan Wisata di Geylang Singapura, Puas Kulineran Sampai Kenyang

5 Kegiatan Wisata di Geylang Singapura, Puas Kulineran Sampai Kenyang

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Bismo via Silandak Dibuka Lagi, Ini Syaratnya

Pendakian Gunung Bismo via Silandak Dibuka Lagi, Ini Syaratnya

Travel Update
PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Perpanjang Masa Penutupan

PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Perpanjang Masa Penutupan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X