Kompas.com - 06/04/2017, 17:03 WIB
Suasana pagi di pantai di Kecamatan Bluto, Sumenep, Sabtu (5/3/2016). KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTASuasana pagi di pantai di Kecamatan Bluto, Sumenep, Sabtu (5/3/2016).
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur menawarkan potensi pariwisata Kabupaten Sumenep kepada para buyer di acara Majapahit Travel Fair 2017. Upaya itu akan dilaksanakan dalam bentuk familiarization trip di sela-sela acara.

"Ada famtrip-nya ke Sumenep, Kota Malang Raya, dan Bromo. Karena temanya Sumenep. Apa yang ada di Sumenep itu kami tawarkan ke buyers," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, H Jarianto dalam acara jumpa pers Majapahit Travel Fair (MTF) 2017 di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (6/4/2017).

BACA: Wisata Sumenep, dari Asta Tinggi sampai Cemara Udang

Menurut Jarianto, pihaknya akan mempromosikan wisata pantai, kuliner, dan budaya di Kabupaten Sumenep. Destinasi wisata yang akan dikunjungi antara lain Pulau Gili Labak, Pantai Lombang, dan tempat pembuatan keris di Desa Aeng Tong Tong.

"Utamanya wisata alam. Di Sumenep ada juga tempat wisata sejarah. Ada mesjid bersejarah. Ada Asta Tinggi, Museum Keraton," jelas Jarianto.

Ia mengatakan Kabupaten Sumenep sendiri merupakan daerah yang ingin dipromosikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebelumnya Sumenep, Jariharto menyebut telah mempromosikan Kabupaten Pasuruan, Banyuwangi, dan Bondowoso.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

BACA: Susi Air Buka Rute Sumenep-Jember

Anggota Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (ASITA) Jawa Timur, Dony Hasiholan mengatakan sebanyak 60 buyers akan pergi ke Sumenep di sela-sela acara Majapahit Travel Fair 2017. Menurutnya, kegiatan familiarization trip ini bertujuan untuk mengenalkan potensi pariwisata Kabupaten Sumenep.

"Di Sumenep ada tempat yang kita ingin naikkan yaitu Pulau Gili Iyang. Di sana kadar oksigen kedua tertinggi setelah Jordania," ujar Dony.

Sebanyak 90 buyers yang datang di MTF 2017 antara lain berasal dari Malaysia, Singapura, Myanmar, Brunei Darussalam, Thailand, Filiphina, Kamboja, Vietnam, Jepang, Belanda, Italia, India, China, Hongkong, Bangladesh, dan Arab Saudi.

Majapahit Travel Fair kembali digelar pada 13-16 April 2017 di di Grand City Convex Surabaya, Jawa Timur. Acara ke-18 ini mengambil tema "Adventure Tourism".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Festival Indonesia Hidden Heritage Week, Upaya Memajukan Wisata Sejarah Indonesia

Festival Indonesia Hidden Heritage Week, Upaya Memajukan Wisata Sejarah Indonesia

Travel Update
Itinerary 1 Hari di Wonogiri, Bisa Nikmati Suasana ala Bali

Itinerary 1 Hari di Wonogiri, Bisa Nikmati Suasana ala Bali

Itinerary
5 Tempat Wisata di Sekitar Candramaya Pool and Resort Klaten

5 Tempat Wisata di Sekitar Candramaya Pool and Resort Klaten

Jalan Jalan
Sepeda Motor Tidak Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata Gunungkidul

Sepeda Motor Tidak Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata Gunungkidul

Travel Update
Rute dan Harga Tiket Masuk Candramaya Pool and Resort Klaten

Rute dan Harga Tiket Masuk Candramaya Pool and Resort Klaten

Jalan Jalan
7 Tips Wisata ke Candramaya Pool and Resort Klaten, Reservasi dari Jauh Hari

7 Tips Wisata ke Candramaya Pool and Resort Klaten, Reservasi dari Jauh Hari

Travel Tips
Mengintip Pesona Desa Penglipuran di Bali, Desa Terbersih Ketiga di Dunia

Mengintip Pesona Desa Penglipuran di Bali, Desa Terbersih Ketiga di Dunia

BrandzView
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Diizinkan Naik Kapal, Ini Aturannya Mulai 21 Oktober

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Diizinkan Naik Kapal, Ini Aturannya Mulai 21 Oktober

Travel Update
Syarat Baru Naik Kereta Api per 22 Oktober 2021, Tidak Wajib Bawa STRP

Syarat Baru Naik Kereta Api per 22 Oktober 2021, Tidak Wajib Bawa STRP

Travel Update
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Kereta Api Jarak Jauh, Ini Syaratnya

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Kereta Api Jarak Jauh, Ini Syaratnya

Travel Update
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat, Kereta Api, dan Kapal

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat, Kereta Api, dan Kapal

Travel Update
Bantul Terapkan Aturan Ganjil Genap Kendaraan Wisatawan hingga 24 Oktober

Bantul Terapkan Aturan Ganjil Genap Kendaraan Wisatawan hingga 24 Oktober

Travel Update
60 Persen Anggota PHRI Yogyakarta Kantongi QR Code PeduliLindungi

60 Persen Anggota PHRI Yogyakarta Kantongi QR Code PeduliLindungi

Travel Update
Aturan Perjalanan Terbaru Jadi Rujukan untuk Antisipasi Libur Nataru

Aturan Perjalanan Terbaru Jadi Rujukan untuk Antisipasi Libur Nataru

Travel Update
Pemerintah Wajibkan Tes PCR Sebagai Syarat untuk Naik Pesawat, Ini Alasannya

Pemerintah Wajibkan Tes PCR Sebagai Syarat untuk Naik Pesawat, Ini Alasannya

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.