Kompas.com - 10/04/2017, 08:12 WIB
Pebalap-pebalap dari tim nasional Indonesia dan Prima Indonesia berlatih mengenal jalur di kawasan Pantai Wai Batalolong, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu (18/5/2016). Sedikitnya seratus pebalap dari 16 negara yang tergabung dalam 20 tim akan mengikuti lomba balap sepeda Tour de Flores 2016 yang menempuh rute Larantuka (Flores Timur) menuju Labuan Bajo (Manggarai Barat) dengan jarak 661,5 kilometer. KOMPAS/IWAN SETIYAWANPebalap-pebalap dari tim nasional Indonesia dan Prima Indonesia berlatih mengenal jalur di kawasan Pantai Wai Batalolong, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu (18/5/2016). Sedikitnya seratus pebalap dari 16 negara yang tergabung dalam 20 tim akan mengikuti lomba balap sepeda Tour de Flores 2016 yang menempuh rute Larantuka (Flores Timur) menuju Labuan Bajo (Manggarai Barat) dengan jarak 661,5 kilometer.
|
EditorI Made Asdhiana

KUPANG, KOMPAS.com - Balap sepeda internasional Tour de Flores akan digelar pada 24 sampai 29 Juli 2017 di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tour de Flores itu akan menempuh jarak 661,5 kilometer dan akan dimulai dari Larantuka, Kabupaten Flores Timur dan akan berakhir di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan, rute Tour de Flores yakni Larantuka-Maumere (Kabupaten Sikka), menuju Kabupaten Ende, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai dan terakhir di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Opening ceremony-nya di Lewoleba, Kabupaten Lembata. Jadi mereka akan menjemput pebalap internasional itu di Larantuka kemudian bawa ke Lewoleba. Menteri Pariwisata akan hadir lalu paginya pebalap internasional akan keliling kota Lewoleba dan menunjukkan kebolehan mereka kepada masyarakat di Lembata,” kata Marius kepada KompasTravel, Senin (10/4/2017) pagi.

(BACA: Rombeng Rajong, Cara Menghormati Leluhur di Flores)

Marius pun meminta pemerintah kabupaten dan masyarakat Lembata, menyiapkan diri untuk menyambut tamu internasional. Persiapan pelaksanaan kegiatan itu sudah dibahas bersama antara panitia lomba dan pemerintah kabupaten.

Dua pekan lalu, lanjut Marius, telah dilaksanakan rapat antara Gubernur NTT dan para bupati di Labuan Bajo dan semua bupati mendukung pelaksanaan ini.

Saat ini, yang sudah mendaftar ada 100 orang yang terbagi dalam lima tim. Jumlah itu dipastikan akan terus bertambah karena sekarang sedang dipromosikan kegiatan itu.

“Kita batasi maksimal 120 pebalap yang terbagi menjadi delapan tim. Saat ini sudah lebih dari 30 negara yang sudah mendaftar dan kali ini pebalap Timur Tengah akan ikut juga. Kalau tahun 2016 pesertanya hanya berasal dari 25 negara dan kali ini ada penambahan. Kita harapkan pebalap Rusia dan Amerika Serikat bisa hadir,” kata Marius.

Menurut Marius, Tour de Flores sudah masuk dalam kalender tetap pariwisata NTT sehingga otomatis NTT akan semakin dikenal pebalap dunia dan wisatawan mancanegara.

Ia berharap melalui kegiatan ini, orang Eropa tidak hanya mengenal Tour de France, Jepang dan Korea Selatan, tapi juga mengenal Tour de Flores.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hotel di Kota Parapat Sudah Bisa Dikunjungi Usai Banjir Bandang

Hotel di Kota Parapat Sudah Bisa Dikunjungi Usai Banjir Bandang

Travel Update
5 Tempat Honeymoon Romantis di Indonesia, Pas untuk Pasangan Muda

5 Tempat Honeymoon Romantis di Indonesia, Pas untuk Pasangan Muda

Jalan Jalan
4 Penginapan Instagramable di Lombok untuk Dikunjungi Saat Liburan

4 Penginapan Instagramable di Lombok untuk Dikunjungi Saat Liburan

Jalan Jalan
Ragunan Buka untuk Warga Jakarta, Simak 5 Tips Berkunjung ke Sana

Ragunan Buka untuk Warga Jakarta, Simak 5 Tips Berkunjung ke Sana

Travel Tips
5 Tempat Wisata di Bekasi yang Bisa Dikunjungi Saat Libur Lebaran

5 Tempat Wisata di Bekasi yang Bisa Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Travel Update
Penumpang Kapal Pesiar di AS yang Sudah Divaksin Boleh Lepas Masker

Penumpang Kapal Pesiar di AS yang Sudah Divaksin Boleh Lepas Masker

Travel Update
Singapore Airlines Akan Lanjutkan Penerbangan dengan Jepang dan AS

Singapore Airlines Akan Lanjutkan Penerbangan dengan Jepang dan AS

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang, Pas buat Santai Saat Libur Lebaran 2021

5 Tempat Wisata di Tangerang, Pas buat Santai Saat Libur Lebaran 2021

Travel Update
5 Tempat Wisata di Depok yang Bisa Dikunjungi Saat Libur Lebaran

5 Tempat Wisata di Depok yang Bisa Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jalan Jalan
5 Tempat Wisata Seru di Bogor, Bisa Dikunjungi Saat Libur Lebaran 2021

5 Tempat Wisata Seru di Bogor, Bisa Dikunjungi Saat Libur Lebaran 2021

Travel Update
Capri, Salah Satu Pulau Indah di Italia yang Diklaim Bebas Covid-19

Capri, Salah Satu Pulau Indah di Italia yang Diklaim Bebas Covid-19

Travel Update
5 Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Hari Raya Idul Fitri

5 Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Hari Raya Idul Fitri

Travel Update
5 Hotel Kapsul di Bandung, Pas untuk Staycation Saat Lebaran

5 Hotel Kapsul di Bandung, Pas untuk Staycation Saat Lebaran

Jalan Jalan
Ini 8 Sektor Parekraf yang Sudah Kantongi Sertifikasi CHSE

Ini 8 Sektor Parekraf yang Sudah Kantongi Sertifikasi CHSE

Travel Update
4 Museum Antik di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Libur Lebaran

4 Museum Antik di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X