Kompas.com - 14/04/2017, 10:15 WIB
Sejumlah peserta membersihkan ranting dan dedaunan yang ada di bawah Air Terjun Humogo dan melebarkan telaga agar lebih luas dari sebelumnya, Kamis (13/4/2017). Air Terjun Humogo berada di Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, KOMPAS.com/HENDRIK YANTO HALAWASejumlah peserta membersihkan ranting dan dedaunan yang ada di bawah Air Terjun Humogo dan melebarkan telaga agar lebih luas dari sebelumnya, Kamis (13/4/2017). Air Terjun Humogo berada di Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara,
|
EditorI Made Asdhiana

GUNUNGSITOLI, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata Arief Yahya pernah berjanji bahwa setelah Bali maka Kepulauan Nias akan didorong menjadi destinasi wisata budaya, alam dan kearifan lokal. Alasannya, Kepulauan Nias juga tidak kalah menariknya untuk dikunjungi wisatawan mancanegara.

"Untuk mendorong hal ini lebih nyata maka dilakukan aksi bersih-bersih destinasi wisata," kata Kariaman Zebua, Ketua DPD KNPI Kota Gunungsitoli, Kamis (13/4/2017).

Untuk itu, desa-desa tradisional serta semua destinasi wisata yang ada di Kepulauan Nias khususnya di Kota Gunungsitoli dijaga dan dirawat melalui aksi bersih-bersih destinasi wisata.

Aksi bersih-bersih ini didukung oleh beberapa organisasi pemuda dan mahasiswa di antaranya DPD KNPI Kota Gunungsitoli, Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi IKIP Gunungsitoli, GMNI Kota Gunungsitoli, Perintis Pecinta Alam 99 (PPA). Mereka membersihkan destinasi wisata Air Terjun Humogo di Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kamis.

(BACA: Ingin Pijatan Alami? Kunjungi Air Terjun Humogo di Gunungsitoli)

Sedangkan hari Sabtu (15/4/2017) mereka akan membersihkan Kawasan Muara Indah di Gunungsitoli Utara.

"Jadi langkah ini menjadi spirit kita semua untuk merawat destinasi yang ada di Kepulauan Nias Selatan," kata Kariaman Zebua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS.com/HENDRIK YANTO HALAWA Agar debit Air Terjun Humogo lebih deras, sebagian peserta aksi bersih-bersih merapikan kembali dengan melebarkan jalur air terjun, Kamis (13/4/2017). Air Terjun Humogo berada di Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.
Selain aksi bersih-bersih sampah di Air Terjun Humogo, di bawah air terjun dibuat lebih lebar lagi telaga agar pengunjung dapat puas berendam serta akses menuju lokasi dibersihkan dengan membabat rumput yang tinggi.

"Menjaga dan merawat juga dapat berpengaruh pada roda perekonomian warga setempat, kegiatan bersih ini mampu mengembalikan kecintaan akan nilai-nilai tradisi yang diwariskan oleh para leluhur,” katanya.

Rencananya, menurut Zebua, sejumlah peninggalan budaya dan para penutur sejarah dapat menjadi pilihan utama dalam aksi bersih-bersih destinasi ke depan. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat mempererat kekompakan antar-organisasi pemuda dan mahasiswa yang cinta pariwisata di Kota Gunungsitoli.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Travel Update
Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Travel Update
Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.