Kompas.com - 14/04/2017, 22:41 WIB
Kapal pesiar MV Black Watch berlabuh di Pulau Komodo, Senin (13/3/2017).  ARSIP SYAHBANDAR LABUAN BAJOKapal pesiar MV Black Watch berlabuh di Pulau Komodo, Senin (13/3/2017).
|
EditorI Made Asdhiana

DENPASAR, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) Marius Ardu Jelamu mengatakan, terminal khusus kapal pesiar (cruise) akan dibangun dibangun di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

Menurut Marius, pembangunan terminal khusus kapal pesiar di Labuan Bajo akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan. Selain itu, Kementerian Perhubungan melalui ASDP akan membangun hotel bintang empat.

"Hari ini akan dilakukan penandatanganan MoU antara Gubernur NTT dan CEO Carnival Shipping Lines yang merupakan operator kapal pesiar terbesar di dunia yang memiliki ribuan kapal pesiar di dunia," kata Marius kepada KompasTravel di Denpasar Bali, Kamis (13/4/2017).

Marius mengatakan, kalau selama ini home port kapal pesiar berada di Singapura dan ketika ke Indonesia hanya melintas saja, maka dengan dibangunnya terminal kapal pesiar tentu Labuan Bajo akan dikunjungi.

(BACA: Dikunjungi Valentino Rossi, Ini 5 Obyek Wisata Menarik di Labuan Bajo)

Tujuannya, kapal pesiar yang selama ini berlabuh di tengah laut bisa merapat ke marina dan ribuan wisatawan bisa turun ke daratan di Kota Labuan Bajo.

"Begitu Labuan Bajo kita bangun home port dari situ kemudian kapal pesiar yang dikelola oleh carnival shipping lines akan mengelilingi sejumlah tempat pariwisata yang menarik seperti di Ende, Alor, Lembata, Rote, Wini, Atapupu dan Sumba," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS/DWI AS SETIANINGSIH Suasana pagi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (19/1/2016).
Apalagi, menurut Marius, kapal pesiar Carnival ini biasanya sekali jalan membawa wisatawan  yakni sebanyak 1.000 sampai 2.000 orang bahkan sampai 4.000 orang.

"Sekarang kita orang NTT harus siap diri, karena rencananya akan direalisasi pada Juli 2019 mendatang. Kita harus punya puluhan bus pariwisata bahkan kalau bisa harus ratusan bus, karena akan ada ribuan wisatawan internasional yang turun ke lokasi wisata," jelasnya.

Para pelaku industri juga, tambah Marius, sudah harus siap diri dan harus bisa menghasilkan komoditas yang bernilai dan pangsa pasarnya untuk turis mulai dari kelas atas sampai bawah. Restoran, hotel dan pemandu wisata profesional juga sudah harus ada di kabupaten dan kota di NTT.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Museum di Bangkok, Belajar Sejarah Thailand sampai Koin Zaman Batu

6 Museum di Bangkok, Belajar Sejarah Thailand sampai Koin Zaman Batu

Jalan Jalan
Budaya Vs Pariwisata, Sebenarnya Tak Perlu Jadi Konflik

Budaya Vs Pariwisata, Sebenarnya Tak Perlu Jadi Konflik

Travel Update
Klarifikasi Singapore Airlines yang Dikabarkan Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Klarifikasi Singapore Airlines yang Dikabarkan Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Travel Update
Storytelling Bikin Destinasi Wisata Makin Atraktif

Storytelling Bikin Destinasi Wisata Makin Atraktif

Travel Update
Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Travel Update
Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Travel Update
Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Travel Update
Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Travel Update
Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Travel Update
Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary
Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Travel Update
Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Travel Update
PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

Travel Update
Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.