Kompas.com - 16/04/2017, 11:15 WIB
EditorI Made Asdhiana

SEMARANG, KOMPAS.com - Kawasan Kota Lama Semarang segera dilengkapi dengan becak wisata sebagai transportasi ramah lingkungan yang dipakai melayani wisatawan berkunjung di daerah ini.

"Becak wisata ini bisa dimanfaatkan pengunjung untuk berkeliling," kata Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu di Semarang, Rabu (12/4/2017).

Menurut dia, upaya pembenahan kawasan Kota Lama Semarang terus dilakukan menuju pengakuan dari UNESCO sebagai world heritage, salah satunya dengan pemanfaatan transportasi ramah lingkungan.

(BACA: Lagi Hits di Semarang, Selfie di Kampung Werno Bejelan)

Nantinya, menurut Ita, sapaan akrab Hevearita, keberadaan becak wisata ini akan disiapkan di tiap-tiap kantung parkir yang akan ditata di sekitar kawasan Kota Lama Semarang.

"Kami sudah mengatur batas tonase kendaraan yang melintas, beberapa jalan sudah steril dari kendaraan, lalu akan ada rekayasa lalu lintas. Setelah itu, becak wisata akan diluncurkan," katanya.

Rencananya, becak wisata akan mulai dioperasikan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-470 Kota Semarang pada Mei 2017, diawali dengan sosialisasi, yakni lomba lukis dan mural becak wisata.

(BACA: Mi Kopyok Pak Dhuwur, Kuliner Favorit di Kota Semarang)

Ita yang juga Wakil Wali Kota Semarang itu mengharapkan konsep kawasan living heritage, artinya terjadi kehidupan dan berbagai aktivitas perekonomian yang mendukung kawasan Kota Lama.

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA Wisatawan mengunjungi Taman Srigunting yang berada di kawasan Kota Lama, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/7/2016).
"Di Kota Lama harus ada kehidupan. UNESCO mensyaratkan tidak hanya terkait gedung bersejarah warisan dunia saja, tetapi bagaimana pemanfaatan kawasan itu seperti apa," kata Ita.

Para pemilik gedung di kawasan Kota Lama, kata dia, segera dikumpulkan untuk diberikan pengarahan pemanfaatan aset yang mereka miliki, seperti dijadikan kafe, toko, homestay, dan sebagainya.

"Kami akan segera kumpulkan pemilik gedung dan sosialisasikan pemanfaatannya. Bisa untuk kafe, toko, homestay, atau yang lain agar aktivitas di Kota Lama terus bergeliat," ujarnya.

Jika gedung-gedung yang ada sudah dimanfaatkan dan direvitalisasi, tambah Ita, wisatawan bisa memanfaatkan becak wisata untuk berkeliling mengunjungi dari satu gedung ke gedung lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Negara Sumbang Kunjungan Wisman Terbanyak ke Indonesia pada Mei 2022

5 Negara Sumbang Kunjungan Wisman Terbanyak ke Indonesia pada Mei 2022

Travel Update
Kasu Covid-19 Naik, Perancis Imbau Warga Pakai Masker Lagi

Kasu Covid-19 Naik, Perancis Imbau Warga Pakai Masker Lagi

Travel Update
Padang Pariaman Punya Desa dengan Mangrove dan Pusat Wisata Religi

Padang Pariaman Punya Desa dengan Mangrove dan Pusat Wisata Religi

Travel Update
5 Fakta Burj Khalifa, Gedung Tertinggi di Dunia Saat Ini

5 Fakta Burj Khalifa, Gedung Tertinggi di Dunia Saat Ini

Jalan Jalan
Kunjungan Wisman Mei 2022 Tertinggi Sejak Pandemi, Ini Pendorongnya 

Kunjungan Wisman Mei 2022 Tertinggi Sejak Pandemi, Ini Pendorongnya 

Travel Update
Bepergian ke Portugal Kini Tak Perlu Syarat Perjalanan Covid-19

Bepergian ke Portugal Kini Tak Perlu Syarat Perjalanan Covid-19

Travel Update
8 Restoran Jakarta yang Cocok Dijadikan Tempat Dinner Romantis

8 Restoran Jakarta yang Cocok Dijadikan Tempat Dinner Romantis

Jalan Jalan
15 Gedung Tertinggi di Dunia, Ada yang Punya Lubang Kotak di Puncaknya

15 Gedung Tertinggi di Dunia, Ada yang Punya Lubang Kotak di Puncaknya

Jalan Jalan
The Jungle Waterpark: Harga Tiket Masuk, Jam Buka, dan Aktivitasnya

The Jungle Waterpark: Harga Tiket Masuk, Jam Buka, dan Aktivitasnya

Jalan Jalan
30 Ucapan Selamat Idul Adha dalam Bahasa Inggris dan Artinya

30 Ucapan Selamat Idul Adha dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Travel Tips
Kata Sandiaga Soal Film Hollywood Berlatar Bali tapi Syuting di Australia

Kata Sandiaga Soal Film Hollywood Berlatar Bali tapi Syuting di Australia

Travel Update
Ascott Akuisisi Oakwood, Perkuat Posisi di Pasar Penginapan

Ascott Akuisisi Oakwood, Perkuat Posisi di Pasar Penginapan

Travel Update
Museum Bahari Bakal Punya Ruang Titik Nol Meridian Batavia, Apa Itu?  

Museum Bahari Bakal Punya Ruang Titik Nol Meridian Batavia, Apa Itu?  

Travel Update
Gembira Loka Zoo Batasi Wahana Interaksi dengan Satwa, Cegah Wabah PMK

Gembira Loka Zoo Batasi Wahana Interaksi dengan Satwa, Cegah Wabah PMK

Travel Update
Nasib Sisa Makanan di Pesawat, Ada yang Dibakar 

Nasib Sisa Makanan di Pesawat, Ada yang Dibakar 

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.