Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/04/2017, 22:01 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

TANGERANG, KOMPAS.com - Manajemen maskapai penerbangan Sriwijaya Air menargetkan bisa mengangkut satu juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada tahun 2018. Target tersebut naik hampir 100 persen dibanding tahun 2017. 

"Kita inginnya tahun depan bisa mengangkut 1 juta. Tahun ini kan (targetnya) 530 ribu (wisman)," kata Direktur Komersial Sriwijaya Air, Toto Nursatyo seusai menerima kunjungan kerja Menteri Pariwisata Arief Yahya di Kantor Sriwijaya Air, di Tangerang, Banten, Senin (17/4/2017).

Ia mengatakan target Sriwijaya tersebut akan didukung dengan tambahan 12 pesawat baru. Dengan demikian, Sriwijaya Air bisa mengangkut penumpang lebih banyak.

"(Target itu harus tercapai) Dalam waktu dekat. Harus begitu karena pasarnya ada. Kalau gak ada kan pasarnya kita buat. Lah, ini kan pasarnya sudah ada," ujar Toto bersemangat.

(BACA: Tahun 2017, Wisatawan Greater China Masih Jadi Tumpuan Indonesia)

Pasar yang dimaksud oleh Toto adalah wisatawan China. Seperti diketahui, lebih dari 100 juta wisman asal China berlibur setiap tahunnya.

Sriwijaya sendiri memfokuskan untuk menggarap pasar wisman China dengan melayani penerbangan langsung dengan skema carter. Toto mengatakan delapan kota di China menjadi fokus Sriwijaya Air.

EKA JUNI ARTAWAN Wisatawan usai mengunjungi Pulau Penyu, di Tanjung Benoa, Bali.
"Kalau China saat itu kita sudah ada delapan kota. Dari Guangzhou, Wuhan, Changsa, Nanjing, Jianjien, Foshan. Itu adalah kota-kota main market kami," jelas Toto.

Menteri Pariwisata mengatakan saat ini telah ada delapan penerbangan langsung yang dimiliki Sriwijaya dari China. Tiga di antaranya telah berstatus full reguler.

"Target kita dari 12 juta wisman menjadi 15 juta di tahun ini, itu persentase growth-nya juga 25 persen. Total armada di Sriwijaya itu mencapai 52 dan akan tambah 13 armada tahun ini. Jika dari sisi banyaknya maskapai, Sriwijaya sudah memenuhi meskipun yang 13 itu narrow body. Saya berharap Sriwijaya bisa membantu target wisman yang ditetapkan pemerintah,” kata Arief.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+