Tour de Lombok Mandalika 2017 Berkah bagi Pariwisata NTB

Kompas.com - 20/04/2017, 10:49 WIB
Tour de Lombok Mandalika 2017 melintasi tempat-tempat wisata di NTB mulai kota tua Ampenan, Taman Udayana, Masjid Islamic Center NTB sampai pantai Senggigi.
ARSIP KEMENPARTour de Lombok Mandalika 2017 melintasi tempat-tempat wisata di NTB mulai kota tua Ampenan, Taman Udayana, Masjid Islamic Center NTB sampai pantai Senggigi.
EditorI Made Asdhiana

MATARAM, KOMPAS.com - Wisata olahraga, Tour de Lombok Mandalika (TdLM) yang berakhir Minggu (16/4/2017), membawa banyak berkah bagi pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB). Terutama untuk maskapai penerbangan, hotel dan penyewaan kendaraan.
 
"Ini di luar ekspekstasi. Meski baru pertama digelar, semua penerbangan penuh. Hotel penuh. Rental mobil juga ikut panen raya,” kata Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi, Selasa (18/4/2017) sebagaimana disampaikan dalam siaran pers Kementerian Pariwisata.

Yang membuat Gubernur NTB bangga adalah denyut perekonomian NTB yang dipicu oleh kedatangan wisatawan mancanegara.

(BACA: Maskapai Jin Air dari Korsel Siap Terbang ke Lombok)

Dalam paparannya, gubernur menyampaikan sebelum 13 April hingga 16 April 2017, kunjungan wisatawan ke NTB makin meningkat untuk menyaksikan TdLM 2017.

“Baru pertama digelar saja sudah ada seratus lebih pebalap dari 19 negara seperti Spanyol, Kolombia, Malaysia, Australia, Filipina, Spanyol, Jepang, Italia dan lain-lain. Itu belum termasuk kru, tenaga medis, mekanik dan logistik yang ikut dibawa,” katanya.

Diakui gubernur, tak mudah mengatur agenda ini. Selama perlombaan berlangsung, panitia TdLM harus mengatur pemindahan, penginapan dan makanan untuk 300-500 orang yang bergerak setiap hari. Itu belum termasuk ratusan kendaraan bermotor yang ikut dalam rombongan lomba.

(BACA: Bersepeda Menjelajahi Sawah di Lombok)

Belum juga masyarakat yang menyaksikan sepanjang jalur yang dilewati. "Sangat ribet dan sangat melelahkan. Tapi, hal inilah yang justru memberi daya kejut ekonomi yang luar biasa bagi NTB. Efek Tour de Lombok Mandalika tak ternilai bagi citra pariwisata NTB," ucapnya.
 

ARSIP KEMENPAR Tour de Lombok Mandalika 2017 melintasi tempat-tempat wisata di NTB mulai kota tua Ampenan, Taman Udayana, Masjid Islamic Center NTB sampai pantai Senggigi.
Rute TdLM melintasi obyek-obyek wisata di NTB mulai kota tua Ampenan, Taman Udayana, Masjid Islamic Center NTB. Selanjutnya peserta melewati hamparan pegunungan di Mandalika, Rinjani, sampai pantai Senggigi.
 
Menteri Pariwisata Arief Yahya memberi apresiasi terhadap suksesnya penyelenggaraan wisata olahraga ini.

"Tak hanya ekonomi ikut terangkat. Commercial dan social value juga sukses. Setelah kembali ke negara masing-masing, para bikers ini akan menjadi duta-duta pariwisata yang akan mengenalkan NTB secara lebih luas," kata Arief. (*)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Travel Update
Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Travel Tips
Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Travel Update
Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Travel Update
Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Travel Update
Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Travel Update
Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Travel Tips
Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Travel Update
Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Travel Tips
Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Travel Update
Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Travel Update
Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Travel Update
Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Travel Update
Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Libur Lebaran, Obyek Wisata di Kalimantan Barat Tetap Buka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X