Kompas.com - 21/04/2017, 08:22 WIB
Balai Kota Surabaya sebagai pusat pemerintahan Kota Surabaya, kini terbuka, serta menawarkan keramahan bagi para turis. Kompas/Agnes Swetta PandiaBalai Kota Surabaya sebagai pusat pemerintahan Kota Surabaya, kini terbuka, serta menawarkan keramahan bagi para turis.
EditorI Made Asdhiana

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengharapkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat saat pelaksanaan sejumlah kegiatan dalam rangka Hari Jadi ke-724 Kota Surabaya.

"Kami mengharapkan jumlah kunjungan wisatawan terutama wisatawan luar negeri ke Surabaya tetap tinggi sebab tahun sebelumnya ketika Mei, angka kunjungan ke Surabaya sangat tinggi," kata Tri Rismaharini di Surabaya, Rabu (19/4/2017).

Menurut Risma, sepanjang Mei 2017 sedikitnya ada enam acara utama yang disiapkan Pemkot Surabaya, di antaranya Surabaya Health Season (SHS), Surabaya Shopping Festival (SSF), Surabaya Fashion Parade, Parade Budaya dan Bunga, Festival Rujak Uleg, hingga Pasar Malam Tjap Toendjoengan.

(BACA: Berkunjung ke Surabaya? Jangan Lupa Membeli 5 Oleh-oleh Ini)

Risma menjelaskan agenda peringatan HJKS tahun ini akan sedikit berbeda dengan peringatan di tahun-tahun sebelumnya. Hal ini karena puncak peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) memasuki bulan Ramadhan.

"Karena sudah memasuki bulan puasa, tentunya kemasannya agak berbeda. Bila dulu ada pesta rakyat dan potong tumpeng, tahun ini tentunya berbeda. Tapi untuk agenda lainnya seperti parade budaya, SSF dan bunga juga festival rujak uleg, masih sama," ujarnya.

(BACA: Bila Wisman Ingin Bertemu Wali Kota Surabaya)

Bahkan, lanjut Risma, semarak peringatan HJKS tahun ini tidak hanya dipusatkan di bulan Mei saja, melainkan selepas Mei masih ada beberapa kegiatan, salah satunya Surabaya Great Expo yang dulunya digelar di bulan Mei, tahun ini digelar di bulan Agustus.

"Agustus nanti juga akan ada Surabaya International Maraton," katanya.

Penempatan agenda pada bulan Agustus tersebut bukannya tanpa maksud. Alasan Risma, dengan ada agenda digelar selepas Mei diharapkan jumlah kunjungan wisatawan, terutama wisman ke Surabaya tetap tinggi.

"Dulu, setelah HJKS jumlah kunjungan turun. Makanya itu, kami buat agenda di bulan Agustus untuk menggerakkan perekonomian di Surabaya," kata Risma.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.