Kompas.com - 23/04/2017, 13:02 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena telah mendukung perdamaian dan kerukunan di kota Salatiga. Dinobatkannya Salatiga sebagai salah satu kota toleran tak lepas dari peran serta adik-adik mahasiswa dalam menjaga keberagaman yang ada di Salatiga," kata Rofai.

Sementara itu, Rektor UKSW berharap melalui gelaran IICF 2017 dapat menjadi bukti bahwa UKSW ingin menjadi perguruan tinggi Kristen di Indonesia yang berakar pada ke-Indonesia-an. Hal ini seturut dengan visi UKSW yang telah dibuktikan dengan hadirnya ratusan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia sejak pertama kali kampus ini didirikan.

"Sejak pertama berdiri, universitas ingin mendukung Indonesia dengan segala keberagamannya. Hal ini berhasil kita capai sehingga UKSW dikenal sebagai Indonesia mini. Saya berharap apa yang telah mahasiswa dapatkan disini dapat dikembangkan saat kembali kedaerah dengan menjadi pendukung keberagaman di daerah masing-masing," pesannya.

Kampung Budaya & Culture Festival serta Food Festival Ketua Panitia IICF 2017, Gabrielle Josephine Rotti, menuturkan IICF tahun ini masih akan berlanjut pada Selasa (25/4/2017) sampai Kamis (27/4/2017) mendatang. Seluruh kegiatan dalam tiga hari tersebut akan terangkum dalam Kampung Budaya, Culture Festival, dan Food Festival.

Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Basket UKSW yang juga akan diisi dengan stand yang dihias sesuai suasana kampung halaman masing-masing etnis. Sedangkan di panggung utama, akan ditampilkan tarian daerah dan festival band etnis.

"Setiap harinya, kegiatan akan dimulai pukul 10.00 sampai 21.00. Secara khusus dalam Food Festival akan ditampilkan icip-icip kuliner khas etnis pada Rabu mulai pukul 13.00 sampai 14.30," ungkapnya.

Sementara itu, sebagai puncak acara akan digelar Closing Party yaitu gebyar seni sebagai penutup seluruh rangkaian acara IICF, Kamis (27/4) mulai pukul 18.00. Kedelapan belas etnis yang terlibat dalam pagelaran IICF tahun ini adalah Ikmapos (Poso), Ikmasja (Jawa), Perwasus (Sumba), Porodisa (Talaud), Toraja, Pinaesaan (Minahasa), Batak Simalungun, HIPMMA (Maluku), IGMK (Batak Karo), IKMASTI (Mahasiswa Timur), Alor, KEMAMORA (Halmahera), K’MPLANG (Lampung), HIMPPAR (Papua), PAMPAKAT (Kalimantan Tengah), PERKKASA (Kalimantan), Nias, dan Batak Toba.

Selain etnis nusantara. dalam pagelaran IICF ini juga diikuti partisipan internasional dari Timor Leste, Guatemala, Nicaragua, Mexico dan Filipina.

"Mahasiswa juga bisa mengobati rasa rindu akan kampung halamannya lewat gelaran ini. Bagi masyarakat sendiri, kegiatan ini tentunya bisa menjadi sarana edukasi dan pastinya juga hiburan," pungkas Gabrielle.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Upaya Turunkan Harga Tiket Pesawat, Penerbangan Internasional ke Indonesia Akan Ditambah

Upaya Turunkan Harga Tiket Pesawat, Penerbangan Internasional ke Indonesia Akan Ditambah

Travel Update
Pascapandemi, Industri Perhotelan Belum Sepenuhnya Pulih

Pascapandemi, Industri Perhotelan Belum Sepenuhnya Pulih

Travel Update
Harga Sewa Motor di Karimunjawa dan Cara Menyewanya

Harga Sewa Motor di Karimunjawa dan Cara Menyewanya

Travel Tips
Pantai Annora di Karimunjawa, Indahnya Laut Biru dan Lembutnya Pasir Putih

Pantai Annora di Karimunjawa, Indahnya Laut Biru dan Lembutnya Pasir Putih

Jalan Jalan
Wisata di Balai Yasa Manggarai, Lihat Komponen dan Pemeliharaan Kereta Api

Wisata di Balai Yasa Manggarai, Lihat Komponen dan Pemeliharaan Kereta Api

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Jelajah Daratan Karimunjawa, Pantai sampai Hutan Bakau

Itinerary Seharian Jelajah Daratan Karimunjawa, Pantai sampai Hutan Bakau

Itinerary
Jelajah Wisata Hutan Bakau Taman Nasional Karimunjawa yang Eksotis

Jelajah Wisata Hutan Bakau Taman Nasional Karimunjawa yang Eksotis

Jalan Jalan
3 Tempat Wisata yang Cocok Dikunjungi Saat Hari Kereta Api Nasional

3 Tempat Wisata yang Cocok Dikunjungi Saat Hari Kereta Api Nasional

Jalan Jalan
Pantai Tanjung Gelam Karimunjawa, Indahnya Sunset Sempurna di Lautan

Pantai Tanjung Gelam Karimunjawa, Indahnya Sunset Sempurna di Lautan

Jalan Jalan
Bus Besar Sulit Akses Obyek Wisata, Tantangan di Kabupaten Semarang

Bus Besar Sulit Akses Obyek Wisata, Tantangan di Kabupaten Semarang

Travel Update
18 Tempat Wisata Malioboro dan Sekitarnya, Cukup Jalan Kaki

18 Tempat Wisata Malioboro dan Sekitarnya, Cukup Jalan Kaki

Jalan Jalan
Pengunjung Antusias Kunjungi Balai Yasa Manggarai, Bengkel Kereta Api di Jakarta

Pengunjung Antusias Kunjungi Balai Yasa Manggarai, Bengkel Kereta Api di Jakarta

Travel Update
6 Pantai di Bali Barat, Asri dan Belum Banyak Dikunjungi

6 Pantai di Bali Barat, Asri dan Belum Banyak Dikunjungi

Jalan Jalan
Paspor Biasa dan Elektronik Sama-sama Sah, Bisa ke Negara Mana Pun

Paspor Biasa dan Elektronik Sama-sama Sah, Bisa ke Negara Mana Pun

Travel Update
Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.