Rindu Mongolia? Kunjungi Pusat Kebudayaan Mongolia di Tanjung Lesung

Kompas.com - 24/04/2017, 16:08 WIB
Pusat Kebudayaan Mongolia resmi dibuka di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Provinsi Banten, Minggu (23/4/2017). KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRIPusat Kebudayaan Mongolia resmi dibuka di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Provinsi Banten, Minggu (23/4/2017).
|
EditorI Made Asdhiana

TANJUNG LESUNG, KOMPAS.com - Mongolian Cultural Center (MCC) resmi dibuka di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Provinsi Banten, Minggu (23/4/2017). Pusat Kebudayaan Mongolia ini dibangun di atas lahan seluas satu hektar.

"Mongolia baru membuka kedutaan di Indonesia sekitar tiga tahun lalu. Saya sendiri pernah ke Mongolia, rupanya banyak kesamaan antara Indonesia dan Mongolia," tutur SD Darmono selaku Chairman Jababeka Group yang mengelola KEK Tanjung Lesung lewat PT Banten Tourism Development Corporation (TDC).

(BACA: Ketua Asita: Mongolia, Terobosan Baru 2017)

MCC didesain oleh arsitek asli Mongolia. Konsepnya pun dirancang oleh Shagdar Battsetseg selaku Duta Besar Mongolia untuk Indonesia.

"Wisatawan mengunjungi Mongolia karena gaya hidup yang unik, budayanya, kulinernya. Dengan adanya MCC diharapkan orang Indonesia akan mengenal Mongolia, kemudian mengunjungi negara aslinya," kata Madam Shagdar.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Pusat Kebudayaan Mongolia resmi dibuka di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Provinsi Banten, Minggu (23/4/2017).
Saat ini ada empat "ger" (tenda khas suku nomaden Mongolia) yang bisa diinapi wisatawan. Semua bahan dari tenda tersebut diimpor langsung dari Mongolia.

Ciri khasnya, seperti dominasi warna putih di bagian luar dan gradasi oranye di bagian dalam, juga merunut dari ger asli warga Mongolia.

Selain menginap di ger, wisatawan juga bisa memelajari kebudayaan dan tradisi unik khas Mongolia.

KompasTravel mencoba archery (panahan) dan horseriding (berkuda). Ada pula wrestling (gulat) dan permainan tradisional lainnya. Pengunjung juga bisa menikmati aneka kuliner khas Mongolia.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Pusat Kebudayaan Mongolia resmi dibuka di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Provinsi Banten, Minggu (23/4/2017).
"Tanjung Lesung dipilih karena banyak turis yang datang dan jadi destinasi internasional. Jadi kami tak hanya menarik turis domestik tapi juga internasional," tambah Darmono.

MCC yang terletak di KEK Tanjung Lesung adalah pusat kebudayaan Mongolia pertama di Asia Tenggara.

Jika berangkat dari Jakarta, Anda butuh sekitar 6-7 jam perjalanan darat. Harga tiket masuknya berkisar Rp 30.000-100.000 tergantung banyaknya permainan yang Anda ikuti.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X