Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/04/2017, 14:07 WIB
|
EditorSri Anindiati Nursastri

Website ini sangat bagus karena dapat diakses oleh wisatawan mancanegara, sehingga dapat menjadi bekal sebelum mereka menginjakkan kakinya di daratan Kepulauan Nias,” katanya.

BACA: 7 Masalah di Nias yang Jadi Kendala Wisatawan

 

Masih ditempat yang sama, Leni (30) salah seorang pengunjung mengaku sangat puas berkunjung ke Museum Pusaka Nias.

”Belum semua sih, dijajal di museum ini, mungkin lain waktu akan berkunjung kembali,” tuturnya, Jum’at (28/04/2017).

Banyak juga orang yang melihat dan belajar dari benda-benda budaya yang ada disini, menambah pengetahuan akan leluhur masyarakat Kepulauan Nias.

"Toh juga lima daerah yang ada di Kepulauan Nias tidak memiliki museum, yah apa salahnya kan bisa membantu museum yang sudah ada ini saja,” pikir Leni.

Museum tersebut juga menyediakan kafe dan mushala. Di tempat berbeda, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Gunungsitoli, Yasokhi T Harefa, mengatakan bahwa dalam tahun ini Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akan memfasilitasi museum sarana dan prasana pendukung.

”Tahun ini akan ditambah beberapa fasilitas pendukung aktivitas di museum,” tuturnya di ruang kerjanya, Jum’at (28/04/2017).

BACA: Menyelami Pesona Bawah Laut Kepulauan Nias

Dalam bulan ini juga Pemerintah Kota Gunungsitoli telah memerkan sejumlah hasil karya museum di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU). Selama ini museum telah bekerja merawat dan melindungi peninggalan budaya yang ada di Kepulauan Nias.

Selain itu, ini adalah satu-satunya museum yang menyumbangkan ratusan buku tentang sejarah budaya Kepulauan Nias di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta beberapa tahun yang lalu.

”Untuk memperkaya khasanah budaya di TMII, museum ini pernah menyumbangkan ratusan buku berbagai judul tentang Kepulauan Nias,” tutur Harefa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+