Kompas.com - 29/04/2017, 14:08 WIB
Salah satu destinasi yang terbilang gress adalah Teluk Banyu Biru (Blue Bay). Pantai ini terletak di Muncar. SURYA/WIWIT PURWANTOSalah satu destinasi yang terbilang gress adalah Teluk Banyu Biru (Blue Bay). Pantai ini terletak di Muncar.
EditorSri Anindiati Nursastri

KOMPAS.com - Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur punya segudang destinasi wisata. Mulai dari Gunung Ijen, deretan pantai termasuk Sukamade yang merupakan tempat penangkaran penyu, sampai Pendopo Blambangan yang bisa dikunjungi wisatawan.

BACA: Memacu Adrenalin Menuju Surga-nya Penyu di Banyuwangi

Tak heran bila Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas terus mempromosikan potensi wisata di daerah yang berjuluk 'Sunrise of Java' itu. 

Salah satu destinasi yang terbilang gress adalah Teluk Banyu Biru (Blue Bay). Pantai ini terletak di Muncar. Bahkan warga lokal sendiri belum familiar dengan pantai satu ini.

Di Teluk Banyu Biru, wisatawan bisa melakukan banyak aktivitas laut mulai dari snorkeling, diving, sampai berjemur di tepi pantai. Anda juga bisa melihat tempat penangkaran mutiara.

BACA: Bakal Unik, Banyuwangi Segera Buka Kampung Cokelat

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, butuh usaha untuk menyambangi pantai ini. Anda harus berangkat sekitar pukul 05.00 WIB dari Pelabuhan Muncar menuju Teluk Banyu Biru. Harus berangkat pagi hari karena butuh waktu tiga jam perjalanan laut.

Jika terlambat, perjalanan pulang Anda akan disertai omba yang mulai tinggi. 

Sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhi pemandangan gugusan karang. Jika beruntung, Anda juga bisa melihat elang liar yang mencari makan di laut. 

"Perjalanannya sangat panjang. Karena itu disarankan untuk menginap di Muncar agar tidak terlambat," tutur Ismail selaku Ketua Kelompok Pengawas Nelayan.

BACA: Pertama di Indonesia, Festival Kebaya Digelar di Banyuwangi

Tempat ini bahkan belum tersentuh oleh Pemkab Banyuwangi. Saat ini, Teluk Banyu Biru masih dikelola secara mandiri oleh paranelayan Muncar.

Untuk menuju tempat ini, Anda harus berombongan minimal 10 orang dan maksimal 30 orang. Satu orang dipatok tarif Rp 185.000.

"Biaya dari wisatawan yang datang ke sini, kami kembalikan untuk melestarikan laut," tutur Ismail. 

Biaya ini termasuk murah karena Anda akan dilayani sepanjang perjalanan. Mulai dari menginap, makan, sewa perahu, bekal selama perjalanan, dan sewa peralatan snorkeling.

"Sebenarnya untuk biaya operasional, menghabiskan Rp 225.000 per orang. Tapi kami potong Rp 40.000," tambah Ismail. 

BACA: Pendopo Blambangan Banyuwangi Selalu Terbuka untuk Wisatawan

Wisatawan juga diberi kesempatan untuk menabur benih aneka jenis lobster.

"Lobster-lobster yang kecil-kecil itu kami beli dari tangkapan nelayan. Setelah dibeli, kami taburkan kembali ke laut. Nah, biaya dari wisatawan itu yang kami gunakan untuk membeli lobster-lobster dari nelayan," papar Ismail.

Namun, Anda tidak bisa sembarang waktu untuk berwisata ke Teluk Banyu Biru. Pada April-September, tempat wisata ini ditutup. Ombaknya sangat besar, bisa mencapai lebih dari tiga meter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Travel Update
Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.