Indonesia Peringkat Ketiga Destinasi Halal Dunia

Kompas.com - 03/05/2017, 14:07 WIB
Sejumlah wisatawan Nusantara bertolak dari Dermaga Tawun di Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, menuju ke Gili Nanggu, sebuah pulau di tengah laut yang menawarkan wisata berenang di air laut jernih, menyelam, dan bercengkerama dengan ikan yang hidup di terumbu karang. Sekotong menjadi destinasi favorit kedua setelah Senggigi yang ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara. KOMPAS/RUNIK SRI ASTUTISejumlah wisatawan Nusantara bertolak dari Dermaga Tawun di Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, menuju ke Gili Nanggu, sebuah pulau di tengah laut yang menawarkan wisata berenang di air laut jernih, menyelam, dan bercengkerama dengan ikan yang hidup di terumbu karang. Sekotong menjadi destinasi favorit kedua setelah Senggigi yang ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia menempati peringkat tiga destinasi wisata halal antara negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) tahun 2017. Posisi Indonesia naik satu peringkat dari tahun 2016.

Peringkat tersebut berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh Mastercards-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2017. Indeks tersebut mencakup 130 negara di dunia baik yang tergabung dalam OKI dan non-OKI. Saat ini OKI mencakup 57 negara.

"Indonesia naik dari ranking empat ke tiga. Ini indikasi negara Indonesia sukses mengembangkan wisata halal," kata Division President Indonesia, Malaysia, & Brunei Darussalam Mastercards, Safdar Khan dalam jumpa pers "Launch GMTI 2017 #220by2020" di Jakarta, Rabu (3/5/2017).

BACA: Potensi Wisata Halal Besar, Patut Dikembangkan

Chief Executive Officer CreacentRating & HalalTrip, Fazal Bahardeen mengatakan proses penilaian destinasi oleh GMTI berdasarkan empat kriteria strategis utama yakni akses, komunikasi, lingkungan, dan layanan.

KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Menteri Pariwisata Arief Yahya menerima piagam penghargaan Global Muslim Travel Index 2017 dari CEO CrescentRating & HalalTrip, Fazal Bahardeen di Jakarta, Rabu (3/5/2017). Indonesia menempati urutan ketiga destinasi wisata halal di negara-negara Organisasi Kerjasama Islam berdasarkan studi Mastercards-CrescentRating 2017.t

Kriteria penilaian juga termasuk kedatangan muslim, konektivitas udara, batasan visa, kesesuaian sebagai tujuan keluarga, kemudahan komunikasi, tingkat layanan dan fasilitas yang disediakan, pilihan akomodasi, dan inisiatif pemasaran.

"Malaysia tetap nomor satu. Lalu Indonesia menggantikan posisi Turki. Indonesia sendiri sudah punya infrastruktur dasar untuk market wisata halal. Seperti Indonesia sudah banyak mesjid untuk beribadah. Misalnya, 800.000 mesjid, tak perlu lagi banyak mengembangkan masjid," kata Fazal.

BACA: Al Meroz, Hotel Halal Pertama di Bangkok Resmi Dibuka

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pencapaian yang didapatkan oleh Indonesia ini adalah bagian dari pengembangan wisata halal. Namun, baginya, Indonesia harus tetap terus meningkatkan kualitas standar wisata halal agar terus dapat bersaing di tingkat dunia.

"Mohon bagi pelaku industri melakukan sertifikasi. Bagi pemberi sertifikasi, supaya agar lebih mudah dilakukan. Misalnya hotel bisa dilakukan dari restoran," ujarnya.

Adapun 10 peringkat destinasi wisata OKI pada tahun 2017 berdasarkan studi GMTI 2017 secara berurutan adalah Malaysia, Uni Emirat Arab, Indonesia, Turki, Arab Saudi, Qatar, Maroko, Oman, Bahrain, dan Iran.

Sementara pada tahun 2016, peringkat destinasi tujuan utama berdasarkan GMTI adalah Malaysia, Uni Emirat Arab, Turki, Indonesia, Qatar, Arab Saudi, Oman, Maroko, Yordania, dan Bahrain.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips dan Cara Masak Steak ala Restoran di Rumah untuk Pemula

Tips dan Cara Masak Steak ala Restoran di Rumah untuk Pemula

Makan Makan
Cari Tahu Rasa Kopi dengan Berbagai Pancaindra, Tertarik?

Cari Tahu Rasa Kopi dengan Berbagai Pancaindra, Tertarik?

Makan Makan
Imbauan Hong Kong untuk Wisatawan Terkait Situasi Terbaru Virus Corona

Imbauan Hong Kong untuk Wisatawan Terkait Situasi Terbaru Virus Corona

Jalan Jalan
Vietnam Batasi Turis Asing Masuk, Harus Karantina 14 Hari

Vietnam Batasi Turis Asing Masuk, Harus Karantina 14 Hari

Whats Hot
Cerita Hotel Dalton Sediakan Tempat Istirahat Tenaga Medis Covid-19

Cerita Hotel Dalton Sediakan Tempat Istirahat Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
Cerita Taman Hiburan di Jepang: Tutup, tapi Bersiap Sambut Pengunjung

Cerita Taman Hiburan di Jepang: Tutup, tapi Bersiap Sambut Pengunjung

Jalan Jalan
[POPULER TRAVEL] WNA Tidak Bisa Masuk Indonesia | Es Krim Viennetta

[POPULER TRAVEL] WNA Tidak Bisa Masuk Indonesia | Es Krim Viennetta

Whats Hot
OYO Indonesia Siapkan Kamar Hotel untuk Tenaga Medis Covid-19

OYO Indonesia Siapkan Kamar Hotel untuk Tenaga Medis Covid-19

Jalan Jalan
Kisah Turis Asing Terjebak di Asia karena Pandemi Global Virus Corona

Kisah Turis Asing Terjebak di Asia karena Pandemi Global Virus Corona

Jalan Jalan
Cara Memindahkan Jadwal Penerbangan AirAsia Indonesia yang Dibatalkan

Cara Memindahkan Jadwal Penerbangan AirAsia Indonesia yang Dibatalkan

Travel Tips
Jepang Batasi Turis Asing Masuk, Termasuk WNI

Jepang Batasi Turis Asing Masuk, Termasuk WNI

Travel Tips
Orang Jepang, China, dan Korea Sering Pakai Masker, Ternyata Ini Alasannya...

Orang Jepang, China, dan Korea Sering Pakai Masker, Ternyata Ini Alasannya...

Travel Tips
Gerakan Masker Kain, Ajakan untuk Desainer Lokal Produksi 100.000 Masker Kain

Gerakan Masker Kain, Ajakan untuk Desainer Lokal Produksi 100.000 Masker Kain

Whats Hot
Ada Tenaga Medis di Purwokerto Diusir dari Kostan, Aksara Homestay Beri Penginapan Gratis

Ada Tenaga Medis di Purwokerto Diusir dari Kostan, Aksara Homestay Beri Penginapan Gratis

Whats Hot
12 Bandara di Indonesia Terapkan Layanan Pelanggan Virtual, Seperti Apa?

12 Bandara di Indonesia Terapkan Layanan Pelanggan Virtual, Seperti Apa?

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X