Nikmatnya Tahu Gimbal khas Semarang

Kompas.com - 07/05/2017, 18:04 WIB
Tahu gimbal merupakan kuliner khas Semarang yang terdiri dari tahu goreng, lontong, bakwan udang, dan berbagai bahan lainnya. KOMPAS.COM/Alek KurniawanTahu gimbal merupakan kuliner khas Semarang yang terdiri dari tahu goreng, lontong, bakwan udang, dan berbagai bahan lainnya.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

SEMARANG, KOMPAS.com - Semarang sebagai salah satu kota pariwisata di Pulau Jawa mempunyai banyak potensi wisata yang bisa mendatangkan wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Salah satu hal yang menjadi daya tarik Semarang adalah wisata kulinernya. Terdapat banyak sajian kuliner khas Semarang yang wajib dicoba bila Anda berkunjung ke sana, salah satunya adalah tahu gimbal.

Tahu gimbal merupakan sebuah makanan dengan tahu goreng dan bakwan udang sebagai bahan pokoknya. Banyak orang yang belum tahu nama gimbal itu diambil dari mana. Sebenarnya gimbal adalah sebutan untuk udang bagi orang Semarang. Jadi gimbal bukan dari kata rambut gimbal, ya,” ujar pemilik warung Tahu Gimbal Pak Edi, Marlan kepada KompasTravel saat media trip ke Semarang bersama Ezytravel, Kamis (04/05/2017).

“Udang atau gimbal ini dicampur dengan adonan bakwan sehingga menjadi bakwan udang. Kemudian tahu goreng dan bakwan tersebut dipotong-potong menjadi kecil,” tambah Marlan.

Bumbu yang digunakan untuk membuat tahu gimbal relatif mudah dicari. "Seperti daun sereh, rempah-rempah, kencur, jeruk, daun salam, pandan, dan bawang putih,” ujarnya.

Sajian tersebut kemudian ditambah dengan irisan kembang kol, lontong, telur, kubis, dan disiram dengan saus kacang. Jadilah seporsi  tahu gimbal yang lezat.  Yang istimewanya lagi, Anda bisa memesan tahu gimbal dengan tingkat kepedasan yang Anda mau.

Marlan sendiri merupakan generasi kedua pemilik Tahu Gimbal Pak Edi. “Pak Edi merupakan ayah saya, beliau mendirikan rumah makan ini sejak 10 tahun yang lalu, jadi bisa dibilang saya adalah generasi kedua yang meneruskan,” cerita Marlan.

KOMPAS.COM/Alek Kurniawan Tahu Gimbal Pak Edi merupakan salah satu warung makan yang telah berdiri 10 tahun yang lalu dan saat ini sudah memasuki generasi kedua.

Tak hanya wisatawan lokal yang datang untuk menikmati tahu gimbal, seringkali wisatawan mancanegara dan mahasiswa asing datang untuk menyantap nikmatnya tahu gimbal.

Bila Anda ingin menyantap sajian kuliner khas Semarang ini, Anda bisa datang ke Jalan Pandanaran 2, Mugassari, Semarang Selatan, Kota Semarang. Tahu Gimbal Pak Edi sendiri buka dari pukul 11.00 – 22.00 WIB. Harganya pun cukup terjangkau, dengan harga Rp 13.000 per porsinya, sudah cukup untuk memanjakan lidah dan perut Anda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pacu Adrenalin, Jelajah Jalur Ekstrem Mangunan-Sungai Oya Naik Jeep Wisata

Pacu Adrenalin, Jelajah Jalur Ekstrem Mangunan-Sungai Oya Naik Jeep Wisata

Jalan Jalan
Keliling Mangunan Naik Jeep Wisata, Berikut Paket Lengkapnya

Keliling Mangunan Naik Jeep Wisata, Berikut Paket Lengkapnya

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Buka Lagi, Simak Tips Mendakinya

Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Buka Lagi, Simak Tips Mendakinya

Travel Tips
Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi 5 Maret 2021

Pendakian Gunung Gede Pangrango Buka Lagi 5 Maret 2021

Travel Update
PHRI: Cuti Bersama Dipangkas akan Persulit Sektor Pariwisata Bertahan

PHRI: Cuti Bersama Dipangkas akan Persulit Sektor Pariwisata Bertahan

Travel Update
Guatemala Buka Akses Bebas Karantina dan Tes Covid-19 untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi

Guatemala Buka Akses Bebas Karantina dan Tes Covid-19 untuk Pelancong yang Sudah Divaksinasi

Travel Update
Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Travel Update
Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Rencana 4 Tahap Inggris Raya untuk Lanjutkan Perjalanan Internasional

Travel Update
Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama 2021 Dipotong, Yogyakarta Andalkan Wisatawan Lokal

Travel Update
5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

5 Wisata Air Sekitar Jakarta, Tak Perlu Pergi Jauh Temukan Kesegaran

Jalan Jalan
Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Gara-gara Badai Salju, Sebagian Air Terjun Niagara di AS Jadi Es

Travel Update
Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Bantu Sektor Perhotelan, Dinas Pariwisata DIY Rapat di Hotel

Travel Update
Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Soal Cuti Bersama 2021 Dipangkas, Ini Tanggapan Kadispar Yogyakarta

Travel Update
Ketep Pass Buka Lagi,  5 Gunung Terlihat Jelas Jika Cuaca Cerah

Ketep Pass Buka Lagi, 5 Gunung Terlihat Jelas Jika Cuaca Cerah

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X