Kompas.com - 08/05/2017, 21:10 WIB
|
EditorSri Anindiati Nursastri

BOYOLALI, KOMPAS.com - Omah Bambu Merapi, yang dalam bahasa Indonesianya berarti rumah bambu merapi, merupakan destinasi wisata baru yang berada tepat di kaki Gunung Merapi. Tempat ini berada di awal jalur pendakian Gunung Merapi via Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Boyolali, Jawa Tengah.

Sebuah rumah besar berbentuk menara-menara pandang dari kumpulan bambu tinggi siap menyambut wisatawan di sana. Bangunannya didesain apik, mirip pemukiman-pemukiman adat yang terbuat dari bambu. Dilengkapi lorong dan menara pandang.

“Dulu awal buka Agustus 2016, masih dua menara, sekarang udah lebih dari 15 spot foto dari menara pandang, lorong, sampai balkon,” ujar Abi selaku ketua pengelola Omah Bambu Merapi kepada KompasTravel, Sabtu (22/4/2017).

BACA: Menikmati Susu Segar Boyolali Hingga 60 Jenis Wedang Rempah

Dengan membayar RP 10.000 per orang, pengunjung dapat bebas berfoto dan menikmati keindahan panorama sekitar kaki Gunung Merapi.

KOMPAS.com / Muhammad Irzal Adiakurnia Destinasi Omah Bambu Merapi, yang baru dibuka akhir tahun 2016, kini kian ramai oleh wisatawan yang ingin berfoto dibalik latar gunung Merapi, Sabtu (22/4/2017).
Menurut Abi, jika pagi hari dan cuacanya cerah, pengunjung dapat melihat tak kurang dari tujuh puncak gunung dari menara utama yang tertinggi di sini.

“Pagi hari paling bagus pemandangannya. Selain sunrise dari sela gunung, juga bisa keliatan sampe tujuh puncak gunung. Ada Gunung Merbabu, Merapi, Ungaran, Lawu, dan Slamet, Sindoro, Sumbing di utara,” ujar Abi.

Untuk mencapai puncak paling tinggi, Anda perlu menaiki empat tingkat lantai. Puncak menara hanya berkapasitas empat orang saja. Wisatawan perlu mengantri sebelum naik ke lantai tertingginya.

BACA: Segarnya Obyek Wisata Baru Taman Alam Surapanta Boyolali

Abi mengatakan bahwa bambu yang digunakan untuk merangkai menara-menara ini merupakan bambu tua yang kuat untuk bertahun-tahun. Di antara menaranya pun terdapat jaring sebagai fasilitas keamanan jika ada wisatawan yang terjatuh.

Namun, destinasi ini sangat menakutkan bagi yang takut dengan ketinggian. Selain berada di dataran tinggi, menaranya pun terpancang lebih dari lima meter.

KOMPAS.com / Muhammad Irzal Adiakurnia Omah bambu, merupakan gabungan gardu pandang di kaki Gunung Merapi. Dari sini, wisatawan dapat melihat berbagai gunung, yaitu Gunung Merapi, Merbabu, Slamet, Ungaran, Sindoro, dan Sumbing, di pagi hari, Sabtu (22/4/2017).
Bagi wisatawan yang takut ketinggian, Anda bisa berfoto di bagian bawah dengan latar perkebunan. Ada pula spot-spot lainnya seperti terowongan bambu, jembatan bambu, batu love, dan lainnya.

Bagi yang ingin swafoto ke sini, waktu yang terbaik ialah di pagi hari dan sore hari. Namun, jangan khawatir, karena destinasi ini buka 24 jam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

HUT Ke-77 RI, Upacara 17 Agustus Akan Digelar di Puncak Gunung Talang

HUT Ke-77 RI, Upacara 17 Agustus Akan Digelar di Puncak Gunung Talang

Travel Update
Jelajahi Ngarai Sianok Sumatera Barat dengan Naik Jip Off-Road

Jelajahi Ngarai Sianok Sumatera Barat dengan Naik Jip Off-Road

Jalan Jalan
Jalan ke Taman Dinosaurus Potorono, Wisata Anak Yogyakarta yang Gratis

Jalan ke Taman Dinosaurus Potorono, Wisata Anak Yogyakarta yang Gratis

Jalan Jalan
Kemenparekraf Siapkan Pola Perjalanan untuk Wisatawan ke TN Komodo

Kemenparekraf Siapkan Pola Perjalanan untuk Wisatawan ke TN Komodo

Travel Update
Tips Berkunjung ke Sawah Segar Sentul Bogor, Naik Kendaraan Pribadi

Tips Berkunjung ke Sawah Segar Sentul Bogor, Naik Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Delegasi G20 Akan Kunjungi Museum Maritim di Belitung

Delegasi G20 Akan Kunjungi Museum Maritim di Belitung

Travel Update
Peringati Haul Leluhur Setiap 10 Muharram, Warga Gondanglegi Malang Gelar Arak-Arakan

Peringati Haul Leluhur Setiap 10 Muharram, Warga Gondanglegi Malang Gelar Arak-Arakan

Travel Update
Daftar Kalender Kegiatan Pariwisata Sumatera Barat Agustus-Akhir 2022

Daftar Kalender Kegiatan Pariwisata Sumatera Barat Agustus-Akhir 2022

Travel Update
Tarif Masuk Pulau Komodo Rp 3,75 Juta Berlaku Januari 2023, Kemenparekraf: Sambil Dikomunikasikan

Tarif Masuk Pulau Komodo Rp 3,75 Juta Berlaku Januari 2023, Kemenparekraf: Sambil Dikomunikasikan

Travel Update
4 Wahana Menarik di Cimory Dairyland Prigen, Cobalah Saat Berkunjung

4 Wahana Menarik di Cimory Dairyland Prigen, Cobalah Saat Berkunjung

Jalan Jalan
Beda Set Menu dan Buffet untuk Makanan Pernikahan

Beda Set Menu dan Buffet untuk Makanan Pernikahan

Travel Tips
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Terbaru Cimory Dairyland Prigen

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Terbaru Cimory Dairyland Prigen

Travel Update
6 Tips Mendaki Gunung Prau Lintas Jalur Patak Banteng-Dieng, Jangan Kesorean

6 Tips Mendaki Gunung Prau Lintas Jalur Patak Banteng-Dieng, Jangan Kesorean

Travel Tips
Itinerary Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng Turun Dieng

Itinerary Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng Turun Dieng

Itinerary
Kenaikan Tiket Taman Nasional Komodo Ditunda, Catat Harganya Saat Ini

Kenaikan Tiket Taman Nasional Komodo Ditunda, Catat Harganya Saat Ini

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.