Kompas.com - 09/05/2017, 15:02 WIB
Jadah Mbah Karto, salah kuliner tradisional kaki Gunung Merapi, Selo, Boyolali, Jawa Tengah yang melegenda sejak 1947. KOMPAS.com / Muhammad Irzal AdiakurniaJadah Mbah Karto, salah kuliner tradisional kaki Gunung Merapi, Selo, Boyolali, Jawa Tengah yang melegenda sejak 1947.
|
EditorI Made Asdhiana

“Ketannya dicuci, direndam selama tiga jam, dicampur kelapa dan garam sebelum dikukus dua jam lebih. Kalau gak ahlinya bikinnya susah, susah mencari tekstur dan campuran yang pas,” ujar Suti (57), yang merupakan generasi kedua Jadah Mbah Karto kepada KompasTravel, Sabtu (22/4/2017).

Jadah Mbah Karto sendiri merupakan salah satu kedai yang pertama menjual hidangan ini. Suti mengatakan keluarganya telah menjual jadah lebih dari 70 tahun yang lalu.

Hingga saat ini, jadah yang dihasilkan masih dari tangan Mbah Karto langsung. Di usianya yang berkepala sembilan, ia hanya membuat jadah ketan di dapur, tanpa membantu berjualan.

“Keasliannya masih terjaga, dibuat langsung sama mbah. Sampai sekarang masih terus diwariskan proses pembuatannya pelan-pelan,” ungkap Suti.

Kedai ini ramai dikunjungi wisatawan di siang hari, jam makan siang. Anda bisa menyantapnya di kedai yang berlokasi di Jalan Ki Hajar Saloko, Selo, Boyolali, bersama ragam lauk seperti tempe bacem, ayam kecap dan lainnya.

Bisa juga menjadi buah tangan dengan harga Rp 20.000 satu kotak berisi sembilan potong jadah lengkap dengan bumbu kelapa atau serondengnya.

Selain jadi makanan pokok, di sore hari jadah ini biasa menjadi teman segelas kopi atau teh, cocok untuk menemani hawa dingin pegunungan Merapi dan Merbabu di Selo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.