Kompas.com - 14/05/2017, 12:07 WIB
Dad’s Kitchen, adalah sebuah restoran cepat saji di kota Sandakan Sabah Mayasia, punya cara unik untuk menjamu dan memanjakan selera para pelanggannya. Aneka masakan dna minuman disajikan diata hamparan meja panjang yang dilaposi plastik putih bersih sebagai wadah makan tanpa menggunakan Piring, sendok dan mangkok. KOMPAS.ComDad’s Kitchen, adalah sebuah restoran cepat saji di kota Sandakan Sabah Mayasia, punya cara unik untuk menjamu dan memanjakan selera para pelanggannya. Aneka masakan dna minuman disajikan diata hamparan meja panjang yang dilaposi plastik putih bersih sebagai wadah makan tanpa menggunakan Piring, sendok dan mangkok.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

SANDAKAN, KOMPAS.com - Sebuah restoran cepat saji di Kota Sandakan, Sabah, Mayasia, punya cara unik untuk menjamu dan memanjakan selera para pelanggannya. Aneka masakan seafood dan masakan khas masyarakat setempat disajikan dengan cara yang tak biasa.

Aneka masakan seafood yang aroma dan rasanya menggoda selera disajikan di atas meja berlapis terpal plastik panjang tanpa piring, sendok dan mangkok.

Para pelanggan mengakui penyajian aneka menu masakan yang unik ini mampu menciptakan suasana kekeluargaan dan kekerabatan bersama keluarga atau para sahabat. Inilah Dad’s Kitchen, salah satu restoran cepat saji di Kota Sandakan.

Meja panjang disambung hingga delapan buah untuk setiap deretan meja yang menampung sekitar 50 orang dalam rombongan. Aney, salah satu pengunjung restoran Dad’s Kitchen yang kerap berwisata kuliner bersama keluarga mengaku tertarik dan kerap mengajak sabahat dan keluarga untuk menikmati aneka masakan seafood yang disajikan dengan sesasi berbeda di restoran ini.

KOMPAS.Com Dad’s Kitchen, adalah sebuah restoran cepat saji di kota Sandakan Sabah Mayasia, punya cara unik untuk menjamu dan memanjakan selera para pelanggannya. Aneka masakan dna minuman disajikan diata hamparan meja panjang yang dilaposi plastik putih bersih sebagai wadah makan tanpa menggunakan Piring, sendok dan mangkok.

Selain karena penyajiannya yang unik dan cepat, menikmati masakan dengan cara bersama-sama seperti ini diakui bisa menambah suasana kekeluargaan dan kekerabatan.

“Kalau menurut saya menu dan cara penyajiannya yang unik dan menarik. Selain itu pelayanannya cepat menjadi alasan banyak orang memilih restoran ini untuk berwsiata kuliner,” ujar Aney.

Sebelum aneka masakan disajikan, meja panjang terlebih dahulu dilapisi terpal plastik putih besih. Di atas meja selanjutnya dihamparkan aneka masakan seperti udang, kepiting, cumi-cumi, ayam goreng, dan aneka olahan ikan. Hanya minuman dan masakan sup yang menggunakan wadah gelas dan mangkuk, selebinya semua masakan termasuk nasi dihamparkan di atas meja panjang dan disantap bersama-sama.

KOMPAS.Com Dad’s Kitchen, adalah sebuah restoran cepat saji di kota Sandakan Sabah Mayasia, punya cara unik untuk menjamu dan memanjakan selera para pelanggannya. Aneka masakan dna minuman disajikan diata hamparan meja panjang yang dilaposi plastik putih bersih sebagai wadah makan tanpa menggunakan Piring, sendok dan mangkok.

Sebelum menyantap masakan yang disajikan dengan cara unik ini, pemilik restoran telah menyediakan sejumlah tempat cuci tangan untuk membersihkan tangan. Agar terasa lebih berkesan dan akrab, nikmatilah aneka minuman dan makanan yang menggunung di depan Anda ini dengan suasana santai dan tak perlu terburu-buru.

Setelah hampir satu jam mencicipi kelezatan aroma dan rasa aneka hidangan di restoran khas ini, aneka masakan dan minuman yang dihamparkan di atas meja panjang pun ludes. Dad's Kitchen menyediakan aneka minuman khas seperti jus buah naga, jus anggur dan es krim kelapa.

Untuk menjamu 50 anggota keluarga Anda perlu menguras kocek hingga 1.500 ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 4,5 juta, tergantung jumlah dan jenis masakan dan minuman yang anda pesan sebelumnya.

Restoran ini melayani pesanan satu kelompok minimal empat orang atau satu meja seharga 180 ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 540 ribu.

Ahmad bin Muhammad, pengunjung lainnya yang pada hari itu mentraktir sekitar 50 orang anggota keluarganya mengaku memilih restoran ini sebagai tempat berkumpul keluarga lantaran tertarik dengan cara penyajiannya yang unik.

“Selain cara penyajiannya yang unik dan khas di atas meja panjang tanpa menggunakan piring, sendok dan mangkok juga karena pesanan menunya bisa dipilih sesuai selera. Rasanya pun seperti makan bersama di rumah sendiri,” tutur Ahmad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tempat Bernuansa China yang Pas Dikunjungi Saat Imlek

Tempat Bernuansa China yang Pas Dikunjungi Saat Imlek

Jalan Jalan
Filipina Akan Cabut Larangan Masuk Turis Asing Mulai 10 Februari

Filipina Akan Cabut Larangan Masuk Turis Asing Mulai 10 Februari

Travel Update
Indonesia Masuk Daftar Negara Hijau Qatar, Bisa Bebas Karantina

Indonesia Masuk Daftar Negara Hijau Qatar, Bisa Bebas Karantina

Travel Update
7 Tempat Wisata Sekitar Puncak Argapura Ketep Pass Magelang

7 Tempat Wisata Sekitar Puncak Argapura Ketep Pass Magelang

Jalan Jalan
Wings Air Buka Rute Pontianak-Palangkaraya PP, Tiket Mulai Rp 902.000

Wings Air Buka Rute Pontianak-Palangkaraya PP, Tiket Mulai Rp 902.000

Travel Update
Desa Tlilir Jawa Tengah Adakan Lomba Domba Berhadiah hingga Rp 10 Juta

Desa Tlilir Jawa Tengah Adakan Lomba Domba Berhadiah hingga Rp 10 Juta

Jalan Jalan
Hong Kong Kurangi Masa Karantina Jadi 14 Hari Mulai 5 Februari

Hong Kong Kurangi Masa Karantina Jadi 14 Hari Mulai 5 Februari

Travel Update
Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Jalan Jalan
Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Travel Update
Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Travel Update
Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Travel Update
Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Travel Update
Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Travel Update
Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Travel Update
Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.