Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Panduan Transportasi sampai Parkir di Kebun Raya Bogor

Kompas.com - 18/05/2017, 20:09 WIB
Muhammad Irzal Adiakurnia

Penulis

BOGOR, KOMPAS.com - Wisatawan yang pertama kali menyambangi Kebun Raya Bogor (KRB) di Bogor, Jawa Barat, besar kemungkinan akan kebingungan. Kebun Raya ini sangat luas, pintu gerbangnya banyak, serta alur transportasi kini sudah searah sehingga mengubah jalur kendaraan umum.

Jangan panik, KompasTravel menghimpun panduan transportasi bagi Anda yang ingin mengunjungi Kebun Raya Bogor. Dari transportasi umum sampai lokasi parkir kendaraan pribadi, berikut daftarnya.

1. Dari Stasiun Bogor

Jika Anda menggunakan transportasi kereta, setelah keluar stasiun, bisa memilih untuk berjalan kaki ataupun menggunakan angkot. Jika berjalan kaki, Anda hanya perlu berjalan sekitar satu kilometer menuju gerbang terdekat.

Berjalanlah menelusuri trotoar ke arah KRB atau Istana Bogor. Sesampainya di persimpangan Jalan Juanda, tepat di depan Anda terdapat Istana Bogor dengan rusa-rusanya. Ambillah arah kanan.

Dengan menyebrang jalan, Anda bisa menelusuri trotoar istana sampai ke pintu gerbang KRB terdekat. Sepanjang jalan bisa melihat aktivitas rusa yang tersebar di halaman Istana Bogor.

Setelah berjalan sekitar satu kilometer menyusuri pagar istana dan KRB, sampailah di gebang dua. Gerbang ini terletak tepat disamping Kantor Pos Juanda, Bogor. Jika masuk dari sini, Anda langsung disambut koleksi bambu dari berbagai negara. Namun, gerbang ini hanya buka pada hari libur dan Minggu. Jika datang pada hari-hari selain itu, Anda harus berjalan lagi ke gerbang utama di Jalan Otto Iskandar Dinata.

Jika Anda memilih untuk naik angkot, dari Stasiun Bogor, naiklah angkot 03 strip biru dan 02 strip oranye. Keduanya akan memutari kawasan Istana Bogor dan KRB. Anda bisa turun dan masuk di gerbang tiga atau gerbang empat.

Gerbang tiga berada di sebrang Lippo Plaza Pajajaran, sedangkan gerbang 4 berada di depan Kampus IPB Baranangsiang dan hanya buka di hari Minggu dan hari libur. Tarif angkot ke sana Rp 4.000 untuk orang dewasa.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Wisatawan mengunjungi Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/5/2017). Kebun botani yang digagas oleh Prof C.G.C Reinwardt seorang botanis berkebangsaan Jerman sebagai tempat penelitian ini genap berusia 200 tahun.
2. Dari TOL Jagorawi

Bagi yang membawa kendaraan roda empat pribadi, Anda bisa keluar dari TOL Jagorawi dan ambil arah kanan ke KRB atau Istana Bogor. Sesampainya di Tugu Kujang, posisi Anda telah menghadap lebatnya pepohonan di KRB.

Dikarenakan jalan sekitar KRB dan Istana Bogor sudah menggunakan sistem satu arah, Anda harus membelokan kendaraan ke kiri menuju Jalan Otto Iskandar Dinata alias Otista. Setelah melewati jembatan betuliskan Otista, bersiap-siaplah di sebelah kanan ada pintu utama KRB.

Pintu lainnya yaitu pintu dua dan tiga lebih pas untuk Anda yang membawa kendaraan,  karena dekat lokasi parkir.

3. Parkir kendaraan

Bagi yang membawa kendaraan roda dua, Anda bisa memarkirkan kendaraan di pintu satu/utama. Jika penuh, biasanya dialihkan ke Balai Penelitian yang persis berada di samping pintu tersebut.

Untuk gerbang lainnya tidak diperkenankan parkir motor. Tarifnya adalah Rp 2.000 per motor, Kamis, (18/5/2017).

Sedangkan untuk kendaraan roda empat, dipersilahkan memasukan kendaraannya. Namun Anda tidak bisa menaiki kendaraan pribadi untuk keliling KRB saat akhir pekan dikarenakan kepadatan wisatawan.

Petugas akan mengarahkan mobil untuk parkir di sisi jalan besar. Salah satunya di sisi Lapangan Astrid yang berlokasi dekat dengan pintu tiga di Jalan Pajajaran.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Jalan Jalan
Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Travel Update
Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com